Tampilkan postingan dengan label prosedur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prosedur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Maret 2011

Perawatan/Operasi Penyakit Klep Jantung

Introduksi Pada Operasi Klep Jantung

Klep-klep jantung yang berpenyakit dapat dirawat dengan keduanya secara operasi (operasi klep jantung tradisional ) dan bukan secara operasi (balloon valvuloplasty).

Yang Terjadi Selama Operasi Klep Jantung Tradisional

Selama operasi klep jantung tradisional, ahli bedah akan membuat sayatan menuruni pusat dari sternum (tulang dada) anda untuk mendapatkan akses langsung pada jantung anda. Ahli bedah kemudian memperbaiki atau menggantikan klep atau klep-klep jantung anda yang abnormal.

Yang Terjadi Selama Operasi Klep Jantung Invasif Yang Minimal

Operasi klep jantung invasif yang minimal adalah tipe operasi yang dilakukan melalui sayatan-sayatan yang lebih kecil. Tipe operasi ini mengurangi kehilangan darah, trauma, dan panjangnya rawat inap di rumah sakit.
Ahli bedah anda akan meninjau ulang tes-tes diagnostik anda sebelum operasi anda untuk menentukan apakah anda adalah calon untuk operasi klep invasif yang minimal.
Seringkali, ahli bedah dan cardiologist (dokter jantung) akan menggunakan transesophogeal echo (ultrasound transducer probe yang diturunkan melalui tenggorokan) untuk membantu menentukan berfungsinya klep sebelum dan setelah operasi.

Definisi Operasi Perbaikan Klep Jantung

Klep mitral adalah klep jantung yang paling umum diperbaiki, namun klep-klep aortic, pulmonic, dan tricuspid mungkin juga menjalani beberapa dari teknik-teknik perbaikan ini.
Jika klep jantung anda dapat diperbaiki, ahli bedah anda akan melakukan apa saja dari tipe-tipe prosedur-prosedur perbaikan klep yang berikut.
  • Commissurotomy. Leaflets klep yang dileburkan, atau flaps, dipisahkan untuk melebarkan bukaan klep.
  • Decalcification. Endapan-endapan Calcium dikeluarkan untuk mengizinkan leaflets menjadi lebih lentur dan menutup secara benar.
  • Reshape leaflets. Jika salah satu dari leaflets terkulai, segmen mungkin dipotong dan leaflet dijahit kembali bersama, mengizinkan klep untk menutup lebih rapat. Prosedur ini disebut quadrangular resection.
  • Chordal transfer. Jika leaflet dari klep mitral mempunyai prolapse (terkulai; kurang dukungan), chordae ditransfer dari satu leaflet ke lainnya. Kemudian, leaflet dimana chordae dikeluarkan diperbaiki dengan quandrangular resection (lihat atas).
  • Annulus support. Jika valve annulus (cincin dari jaringan yang mendukung klep) terlalu lebar, ia mungkin dibentuk kembali atau dirapatkan dengan menjahit struktur cincin sekitar annulus. Cincin mungkin dibuat dari jaringan atau material sintetik.
  • Patched leaflets. Ahli bedah mungkin menggunakan tempelan-tempelan jaringan untuk memperbaiki leaflets apa saja dengan robekan-robekan atau lubang-lubang.
Keuntungan-keuntungan dari operasi perbaikan klep jantung termasuk:
  • keperluan yang berkurang untuk obat pengencer darah (anticoagulant) seumur hidup
  • mengawetkan kekuatan otot jantung

Apa Yang Terjadi Jika Klep-Klep Saya Tidak Dapat Diperbaiki ?

Jika anda mempunyai penyakit klep jantung aortic atau pulmonic, operasi penggantian klep biasanya dilakukan. Pada beberapa kasus-kasus, klep aortic dapat diperbaiki.
Selama operasi penggantian klep, klep yang rusak dikeluarkan dan klep yang baru dijahit pada annulus dari klep orisinal anda. Klep yang baru dapat adalah:
  • Klep Mekanik. Ia terbuat secara total dari bagian-bagian mekanik yang ditolerir dengan baik oleh tubuh. Klep bi-leaflet digunakan paling sering. Ia terdiri dari dua carbon leaflets dalam cincin yang ditutupi dengan kain yang dirajut polyester.
  • Klep Biologi. Klep-klep jaringan (juga disebut klep-klep biologi atau bioprosthetic) terbuat dari jaringan manusia atau hewan. Klep-klep jantung jaringan hewan mungkin datang dari jaringan babi (porcine) atau jaringan sapi (bovine). Klep-klep jaringan mungkin mempunyai beberapa bagian-bagian buatan untuk membantu memberikan dukungan pada klep dan membantu penempatan.
  • Klep Homograft (juga disebut allograft). Adalah klep manusia aortic atau pulmonic yang telah dikeluarkan dari jantung manusia yang didonorkan, dipelihara, dan dibekukan dibawah kondisi-kondisi steril. Homograft mungkin digunakan untuk mengganti klep aortic atau pulmonic yang berpenyakit.

Pros Dan Cons Dari Setiap Tipe Klep Jantung

  • Klep-Klep Jantung Mekanik. Keuntungan dari klep-klep jantung mekanik adalah kekokohan-kekokohan mereka. Mereka didisain untuk berlangsung/bertahan bertahun-tahun. Ada juga kelemahan-kelemahannya. Disebabkan oleh material buatan yang terlibat, orang-orang yang menerima klep-klep ini akan memerlukan memakai obat-obat pengencer darah (anticoagulants) seumur hidup untuk mencegah terbentuknya gumpalan-gumpalan pada klep mekanik. Gumpalan-gumpalan ini dapat meningkatkan risko stroke. Juga, beberapa orang-orang melaporkan suara berdetik klep yang biasanya tidak mengganggu. Ia adalah suara dari leaflets klep yang buka dan tutup.
  • Klep-Klep Jantung Biologi. Keuntungan dari klep-klep jantung biologi adalah bahwa kebanyakan orang-orang tidak memerlukan memakai pegencer-pengencer darah seumur hidup, kecuali mereka mempunyai kondisi-kondisi lain (seperti atrial fibrillation) yang menjamin itu. Klep-klep biologi, secara tradisional, tidak dipertimbangkan dapat bertahan selama klep-klep mekanik, terutama pada orang-orang yang lebih muda. Klep-klep biologi sebelumnya yang tersedia biasanya perlu diganti setelah kira-kira10 tahun. Bagaimanpun, beberapa studi-studi menunjukan bahwa beberapa klep-klep biologi mungkin bertahan paling sedikit 17 tahun tanpa penurunan dalam fungsinya. Ini menghadirkan tonggak sejarah baru dalam daya tahan dari klep-klep bilogi.
  • Klep-Klep Jantung Homograft. Homografts adalah klep-klep jantung yang ideal untuk penggantian klep aortic, terutama jika akar aortic berpenyakit atau ada infeksi. Anatomi alami jantung terpelihara dan pasien-pasien tidak memerlukan memakai pengencer-pengencer darah seumur hidup. Bagaimanapun, kesedian yang terbatas adalah kelemahan pada beberapa settings.

Adakah Opsi-Opsi Bukan Operasi Untuk Penyakit Klep Jantung ?

Ya. Balloon valvotomy digunakan untuk meningkatkan bukaan dari klep jantung yang menyempit (stenotic). Ia digunakan untuk orang-orang yang dipilih yang mempunyai stenosis klep mitral (penyempitan dari klep mitral) dengan gejala-gejala, orang-orang tua yang terpilih yang mempunyai aortic stenosis (penyempitan dari klep aortic) namun tidak mampu untuk menjalani operasi, dan beberapa pasien-pasen dengan pulmonic stenosis (penyempitan dari klep pulmonic).

Yang Terjadi Selama Balloon Valvotomy

Selama balloon valvotomy, kateter yang didisain secara khusus dimasukan kedalam pembuluh darah pada selangkangan dan dipandu ke jantung. Ujungnya diarahkan kedalam klep jantung yang menyempit. Sekali disana, balloon yang kecil dipompa dan dikempiskan beberapa kali untuk melebarkan bukaan klep. Sekali dokter jantung telah puas klep telah cukup dilebarkan, balloon dikeluarkan.
Selama prosedur, dokter jatung mungkin melakukan echocardiogram (ultrasound dari jantung) untuk memperoleh gambaran yang lebih bagus dari klep.
Prosedur-prosedur bukan operasi baru yang berdasarkan penelitian untuk merawat regurgitation (klep-klep yang bocor) sedang diuji dan mungkin menyediakan opsi-opsi perawatan tambahan yang menggunakan kateter untuk penyakit klep dimasa depan.

Kanal-Kanal Akar


Kanal akar adalah perawatan yang digunakan untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi yang rusak atau membusuk dengan buruk atau terinfeksi. Selama prosedur kanal akar, syaraf dan sumsum dikeluarkan dan bagian dalam dari gigi dibersihkan dan disegel (ditutup). Tanpa perawatan, jaringan yang mengelilingi gigi akan menjadi trinfeksi dan bisul bernanah mungkin terbentuk. "Kanal akar" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rongga alami didalam pusat gigi. Sumsum (pulp) atau bilik sumsum adalah area lunak didalam kanal akar gigi. Syaraf gigi terletak didalam kanal akar gigi.
Syaraf gigi tidak sangat penting pada kesehatan dan fungsi gigi setelah gigi telah keluar melalui gusi-gusi. Fungsi satu-satunya adalah -- merasakan -- untuk menyediakan sensasi dari panas atau dingin. Kehadiran atau ketidakhadiran dari syaraf tidak akan mempengaruhi fungsi harian gigi.

Mengapa Sumsum Gigi Harus Dikeluarkan ?

Ketika jaringan syaraf atau sumsum gigi rusak, ia terurai dan bakteri-bakteri mulai berkembang biak didalam bilik sumsum. Bakteri-bakteri dan puing-puing yang membusuk lainnya dapat menyebabkan infeksi atau gigi yang bernanah. Bisul yang bernanah adalah kantong yang berisi nanah yang terbentuk pada ujung dari akar-akar gigi. Bisul bernanah terjadi ketika infeksi menyebar menyeluruh melewati ujung-ujung akar-akar gigi. Sebagai tambahan pada bisul bernanah, infeksi pada kanal akar gigi dapat menyebabkan:
  • Pembengkakan yang mungkin menyebar ke area-area lain dari muka, leher, atau kepala
  • Kehilangan tulang sekitar puncak akar gigi
  • Persoalan-persoalan pengaliran meluas keluar dari akar. Lubang dapat terjadi melali sisi gigi dengan pengaliran kedalam gusi-gusi melalui atau melalui pipi dengan pengaliran kedalam kulit.

Apa Yang Merusak Syaraf Dan Sumsum Gigi Pada Tempat Pertama ?

Syaraf dan sumsum gigi dapat menjadi teriritasi, meradang, dan terinfeksi yang disebabkan oleh pembusukan yang dalam, prosedur-prosedur gigi yang berulangkali pada gigi, dan/atau tambalan-tambalan yang besar, retakan atau bilah pada gigi, ata trauma pada muka.

Tanda-Tanda Apa Bahwa Kanal Akar Diperlukan ?

Adakalanya tidak ada gejala-gejala yang hadir; bagaimanapun, tanda-tanda yang anda perlukan untuk kanal akar termasuk:
  • Sakit gigi yang sangat menyakitkan waktu mengunyah atau aplikasi tekanan
  • Kepekaan/nyeri yang berkepanjangan pada temperatur panas atau dingin
  • Perubahan warna (menggelap) gigi
  • Pembengkakan dan kepekaan pada gusi-gusi yang berdekatan
  • Jerawat yang gigih atau berulang pada gusi-gusi

Apa Yang Terjadi Selama Kanal Akar ?

Kanal akar memerlukan satu atau lebih kunjungan-kunjungan dokter dan dapat dilakukan oleh dentist (dokter gigi) atau endodontist. Endodontist adalah dentist yang berspesialisasi pada penyebab-penyebab, diagnosis, pencegahan, dan perawatan dari penyakit-penyakit dan luka-luka dari sumsum gigi atau syaraf gigi manusia. Pilihan tipe mana dari dentist yang digunakan tergantung pada beberapa derajat pada kesulitan dari prosedur pengkanalan akar gigi yang diperlukan pada gigi tertentu anda dan tingkat kenyamanan umum dentist dalam mengerjakan gigi anda. Dokter gigi (dentist) anda akan mendiskusikan siapa yang mungkin paling cocok untuk melakukan pekerjaan pada kasus tertentu anda.
Langkah pertama pada prosedur adalah mengambil X-ray untuk melihat bentuk dari kanal-kanal akar gigi dan menentukan apakah ada tanda-tanda apa saja dari infeksi pada tulang sekitarnya. Dokter gigi atau endodontist anda akan kemudian menggunakan pembiusan lokal untuk mematikan rasa pada area dekat gigi. Pembiusan mungkin tidak diperlukan, karena syarafnya mati, namun kebanyakan dokter-dokter gigi masih membiuskan area untuk membuat pasien lebih mengendurkan ketegangan.
Berikutnya, untuk mempertahankan areanya kering dan bebas dari air liur selama perawatan, dokter gigi anda akan menempatkan rubber dam (selembar karet) sekitar gigi.
Lubang akses akan kemudian dibor kedalam gigi. Sumsum (pulp) bersama dengan bakteri-bakteri, jaringan syaraf yang membusuk dan puing-puing yang berhubungan dikeluarkan dari gigi. Proses pembersihan diselesaikan menggunakan kikir-kikir kanal akar gigi. Rentetan dari kikir-kikir ini dari diameter yang meningkat sesudah itu setiapnya ditempatkan kedalam lubang akses dan bekerja kebawah sepanjang gigi untuk mengikis dan menggosok sisi-sisi dari kanal-kanal akar gigi. Air atau sodium hypochlorite digunakan secara periodik untuk membilas puing-puing.
Sekali gigi telah dibersihkan sepenuhnya, ia disegel (ditutup). Beberapa dokter-dokter gigi menyukai menunggu satu minggu sebelum menyegel gigi. Misalnya, jika ada infeksi, dokter gigi anda mungkin menaruh obat didalam gigi untuk menghilangkannya. Yang lain-lain mungkin memilih menyegel gigi pada hari yang sama ia dibersihkan. Jika kanal akar gigi tidak diselesaikan pada hari yang sama, tambalan sementara ditempatkan pada lubang eksterior gigi untuk menjauhkan pencemar-pencemar seperti air liur dan makanan diantara janji-janji kunjungan.
Pada janji kunjungan berikutnya, untuk mengisi interior dari gigi, pasta penyegel dan komponen karet yang disebut gutta percha ditempatkan kedalam kanal akar gigi. Untuk mengisi lubang akses eksterior yang diciptakan pada permulaan perawatan, tambalan ditempatkan.
Langkah akhir mungkin melibatkan restorasi lebih jauh dari gigi. Karena gigi yang memerlukan kanal akar gigi seringkali adalah satu yang mempunyai penambalan yang besar dan pembusukan yang ekstensif atau kelemahan lain, crown, crown dan tiang, atau restorasi lain seringkali diperlukan untuk ditempatkan pada gigi untuk melindunginya, mencegahnya dari pecah, dan memugarnya ke fungsi sepenuhnya. Dokter gigi anda akan mendiskusikan keperluan untuk pekerjaan gigi tambahan apa saja dengan anda.



Berapa Menyakitkan Kanal Akar ?

Prosedur-prosedur kanal akar mempunyai reputasi yang menyakitkan. Sebenarnya, kebanyakan orang-orang melaporkan bahwa prosedurnya sendiri tidak lebih menyakitkan daripada mendapatkan tambalan.

Apa Yang Diharapkan Seseorang Setelah Kanal Akar ?

Untuk beberapa hari-hari pertama setelah penyelesaian kanal akar, gigi mungkin terasa sensitif yang disebabkan oleh peradangan jaringan yang alami, terutama jika ada nyeri atau infeksi sebelum prosedur. Kepekaan atau ketidaknyamanan ini biasanya dapat dikontrol dengan obat-obat nyeri bebas resep seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau naproxen (Aleve). Kebanyakan pasien-pasien dapat kembali ke aktivitas-aktivitas normal mereka pada hari berikutnya.
Sampai prosedur kanal akar anda selesai sepenuhnya, apa yang dikatakan penambalan permanen pada tempatnya dan/atau crown, adalah bijaksana untuk meminimalkan mengunyah pada gigi yang sedang diperbaiki. Langkah ini akan membantu menghindari pencemaran kembali interior gigi dan juga mungkin mencegah gigi yang rentan untuk patah sebelum gigi dapat dipugar sepenuhnya.
Sejauh menyangkut perawatan kesehatan oral, sikat dan bersihkan dengan benang sutera secara reguler dan kunjungi dokter gigi anda pada interval-interval yang normalnya dijadwalkan.

Berapa Berhasilnya Kanal Akar ?

Perawatan kanal akar adalah sangat berhasil; prosedur mempunyai angka kesuksesan lebih dari 95%. Banyak gigi-gigi yang dirawat dengan kanal akar dapat berlangsung seumur hidup.
Juga, karena langkah akhir dari prosedur kanal akar adalah aplikasi dari restorasi seperti crown atau tambalan, ia tidak akan jelas pada penonton-penonton bahwa kanal akar telah dilakukan.

Komplikasi-Komplikasi Dari Kanal Akar

Meskipun dengan usaha-usaha yang paling baik dari dokter gigi anda untuk membersihkan dan menyegel gigi, infeksi-infeksi baru mungkin timbul setelah pengkanalan akar gigi. Diantara alasan-alasan yang mungkin untuk ini termasuk:
  • Lebih dari jumlah kanal-kanal akar gigi yang normalnya diantisipasi (meninggalkan satu dari mereka yang tidak dibersihkan)
  • Retakan yang tidak terdeteksi pada akar gigi
  • Restorasi gigi yang defektif atau tidak memadai yang telah mengizinkan bakteri-bakteri melewati restorasi kedalam aspek-aspek bagian dalam gigi dan memcemar kembali area
  • Penguraian dari material penyegelan bagian dalam melalui waktu, mengizinkan bakteri-bakteri untuk mencemar kembali aspek-aspek bagian dalam gigi
Adakalanya perawatan kembali dapat berhasil, di lain-lain waktu operasi endodontic harus dicoba dalam rangka menyelamatkan gigi. Prosedur operasi endodontic yang paling umum adalah apicoectomy atau reseksi ujung akar gigi. Prosedur ini membebaskan peradangan atau infeksi pada area bertulang sekitar ujung gigi anda yang berlanjut setelah perawatan endodontic. Pada prosedur ini, jaringan gusi dibuka, jaringan yang terinfeksi dikeluarkan, dan adakalanya yang paling ujung dari akar dikeluarkan. Penambalan kecil mungkin ditempatkan untuk menyegel kanal akar gigi.

Biaya Dari Kanal Akar

Biaya bervariasi tergantung pada berapa parah persoalannya dan gigi yang terpengaruh. Banyak polis asuransi gigi menanggung perawatan endodontic. Perkiraan untuk perawatan kanal akar sendiri (tidak termasuk restorasi gigi setelah prosedur) yang dilakukan oleh dokter gigi umum dapat berkisar dari $350 sampai $540 untuk gigi seri (incisor) dan $520 sampai $800 untuk geraham (molar). Biaya-biaya yang dibebankan oleh endodontists dapat menjadi sampai 50% lebih tinggi.

Alternatif-Alternatif Pada Kanal Akar

Menyelamatkan gigi-gigi alami anda adalah opsi yang sangat baik, jika memungkinkan. Gigi-gigi alami anda mengizinkan anda untuk makan keberagaman yang luas dari makanan-makanan yang perlu untuk mempertahankan nutrisi yang tepat. Prosedur kanal akar adalah perawatan pilihan.
Alternatif satu-satunya pada prosedur kanal akar adalah mencabut gigi dan menggantikan dengan bridge, implant, atau gigi palsu sebagian yang dapat dikeluarkan untuk memugar kembali fungsi mengunyah dan mencegah gigi-gigi yang berdekatan bergeser. Alternatif-alternatif ini tidak hanya lebih mahal daripada prosedur kanal akar namun memerlukan lebih banyak waktu perawatan dan prosedur-prosedur tambahan pada gigi-gigi yang berdekatan dan jaringan-jaringan yang mendukung.

Pencegahan Kanal Akar

Karena beberapa dari alasan-alasan mengapa syaraf gigi dan sumsumnya meradang dan menjadi terinfeksi disebabkan oleh pembusukan yang dalam, prosedur-prosedur gigi yang berulangkali pada gigi dan/atau tambalan-tambalan yang besar, mengikuti praktek-praktek kesehatan oral yang baik (sikat gigi dua kali sehari, bersihkan dengan benang sutera paling sedikit satu kali sehari, dan menjadwalkan kunjungan-kunjungan ke dokter gigi secara teratur) mungkin mengurangi keperluan untuk prosedur kanal akar. Trauma yang berakibat dari luka yang berhubungan dengan sport dapat dikurangi dengan memakai pelindung mulut.

Lumbar Puncture

Definisi Lumbar Puncture (LP)

Lumbar Puncture (LP) adalah penyisipan (penusukan) dari jarum kedalam cairan didalam kanal tulang belakang (spinal canal). Ia diistilahkan "lumbar puncture" karena jarum masuk kedalam bagian lumbar dari punggung.

Nama-nama lain untuk lumbar puncture (LP) temasuk spinal tap, spinal puncture, thecal puncture, dan rachiocentesis.
Mengapa Lumbar Puncture Dilakukan ?

LP paling sering dilakukan untuk mendiagnosa penyakit, yaitu untuk emperoleh sample dari cairan dalam spinal canal (cairan cerebrospinal) untuk pemeriksaan.

LP dapat juga dilakukan untuk merawat penyakit-penyakit. Contohnya, sebagai cara untuk memasukan antibiotik-antibiotik, obat-obat kanker, atau agen-agen anesthetic kedalam spinal canal. Cairan spinal adakalanya dikeluarkan dengan LP untuk tujuan pengurangan tekanan cairan spinal pada pasien-pasien dengan kondisi-kondisi yang tidak umum (seperti misalnya hydrocephalus tekanan normal dan hipertensi intracranial yang tidak berbahaya).
Bagaimana LP Dilaksanakan ?

Pasien secara khas berbaring miring pada sisi untuk prosedur ini. Kurang sering, prosedur dilakukan ketika pasien duduk. LP-lp pada bayi-bayi seringkali dilakukan pada posisi tegak lurus.

Setelah pembius lokal disuntikan kedalam bagian kecil dari punggung (area lumbar), jarum dimasukan diantara blok-blok bangunan yang bertulang (vertebrae) yang berdekatan kedalam spinal canal. (Jarum biasanya ditempatkan antara lumbar vertebrae ketiga dan keempat).
Apa Yang Dilakukan Berikutnya ?

Tekanan cairan tulang belakang (spinal fluid) dapat kemudian diukur dan cairan cerebrospinal (CSF) dikeluarkan untuk pemeriksaan.
Definisi Cerebrospinal Fluid (CSF)

CSF bersirkulasi mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang atau spinal cord (sistim syaraf sentral). "Mandi air" ini bekerja sebagai pendukung dari daya apung untuk otak dan sumsum tulang belakang (spinal cord). Dukungan dari CSF membantu melindungi otak dari luka.

CSF yang normal mengandung beragam kimia-kimia, seperti protein dan gula (glucose), dan sedikit jika ada sel-sel apa saja. Cairan tulang belakang (spinal fluid) juga mempunyai tekanan yang normal ketika pertama kali dikelurakan.

Definisi CSF Normal

Nilai-nilai normal untuk pemeriksaan cairan tulang belakang (spinal fluid) adalah sebagai berikut:

* Protein (15-45 mg/dl)
* Glucose (50-75 mg/dl)
* Jumlah sel (0-5 mononuclear cells)
* Tekanan Awal (70-180 mm)

Nilai-nilai normal ini dapat dirubah oleh luka atau penyakit dari otak, sumsum tulang belakang (spinal cord) atau jaringan-jaringan yang berdekatan. Nilai-nilai secara rutin dievaluasi selama pemeriksaan spinal fluid yang diperoleh dari lumbar puncture. Sebagai tambahan, cairan tulang belakang (spinal fluid) diuji untuk infeksi di laboratorium mikrobiologi.
Penyakit-Penyakit Yang Didiagnosa Dengan Pemeriksaan CSF

Spinal fluid (cairan tulang belakang) yang diperoleh dari lumbar puncture dapat digunakan untuk mendiagnosa banyak penyakit-penyakit penting seperti perdarahan sekitar otak; tekanan yang meningkat dari hydrocephalus; peradangan dari otak, sumsum tulang belakang (spinal cord), atau jaringan-jaringan yang berdekatan (encephalitis, meningitis); tumor-tumor dari otak atau spinal cord, dll. Adakalanya cairan tulang belakang (spinal fluid) dapat mengindikasikan penyakit-penyakit dari sistim imun, seperti multiple sclerosis.
Risiko-Risiko Dari LP

Ketika cairan tulang belakang (spinal fluid) dikeluarkan selama LP, risiko-risiko termasuk sakit kepala, herniasi otak, perdarahan, dan infeksi. Setiap dari komplikasi-komplikasi ini adalah tidak umum dengan pengecualian sakit kepala, yang dapat timbul dari berjam-jam sampai satu hari setelah LP. Sakit-sakit kepala terjadi kurang sering jika pasien tetap berbaring rata 1-3 jam setelah prosedur.
Manfaat-Manfaat Dari LP

Manfaat-manfaat dari LP tergantung pada situasi yang tepat untuk mana ia dilakukan, namun LP dapat menyediakan informasi yang menyelamatkan nyawa.

Terapi Chelation

Pertanyaan-Pertanyaan Dan Jawaban-Jawaban Tentang Terapi Chelation

Untuk lebih dari 30 tahun, orang-orang dengan penumpukan-penumpukan lemak dari plaque dalam arteri-arteri mereka (atherosclerosis) mungkin telah mendengar tentang penyembuhan mukzijat yang disebut terapi chelation (dieja ke-LA'shun). Namun anda mungkin tidak tahu bahwa American Heart Association dan kelompok-kelompok kedokteran dan ilmiah telah berbicara melawan perawatan ini.

Ini menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanya tentang terapi chelation. Ia juga memberi posisi American Heart Association atas prosedur ini, serta yang dari organisasi-organisasi ilmiah lain yang sangat dipandang.
Definisi Atherosclerosis

Atherosclerosis juga disebut "pengerasan arteri-arteri". Ia terjadi ketika dinding-dinding bagian dalam arteri-arteri menjadi terlapisi dengan endapan-endapan dari lemak , kolesterol dan senyawa-senyawa lain, termasuk calcium. Penumpukan lemak ini biasanya mulai dini dalam kehidupan dan secara berangsur-angsur memburuk melalui waktu bertahun-tahun. Oleh karena itu mengapa orang-orang paruh baya dan lebih tua lebih mungkin mempunyai penyakit.

Ketika plaque terbentuk, arteri-arteri menjadi keras dan menyempit. Mereka kehilangan kemampuan mereka untuk mengembang dan berkontraksi ketika darah mengalir melalui mereka dan mereka menjadi lebih sempit. Perubahan-perubahan ini membuat darah lebih sulit untuk mengalir melalui mereka, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah keseluruh tubuh.

Jika plaque ini robek atau gumpalan darah menghalangi arteri yang menyempit, serangan jantung, stroke atau persoalan medik lain yang serius dapat berakibat. Serangan jantung terjadi ketika arteri yang mengangkut darah ke otot jantung terhalangi. Stroke terjadi ketika arteri ke otak terhalangi.
Definisi Terapi Chelation

Terapi chelation adalah memasukan asam amino yang dibuat manusia yang disebut EDTA kedalam vena-vena. (EDTA adalah singkatan untuk ethylenediamine tetraacetic acid. Ia dipasarkan dibawah beberapa nama-nama, termasuk Edetate, Disodium, Endrate, dan Sodium Versenate). EDTA paling sering digunakan dalam kasus-kasus keracunan metal berat (timah atau mercury). Itu karena ia dapat menggrendel atau mengikat metal-metal ini, menciptakan senyawa yang dapat dikeluarkan dalam urin.

Selain mengikat metal-metal berat, EDTA juga "chelates" (secara alami mencari dan mengikat) calcium, salah satu komponen-komponen dari atherosclerotic plaque. Pada awal tahun 1960an, ini menjurus pada spekulasi bahwa EDTA dapat mengeluarkan endapan-endapan calcium dari penumpukan-penumpukan dalam arteri-arteri. Idenya adalah bahwa sekali calcium dikeluarkan dengan perawatan-perawatan yang teratur dari EDTA, elemen-elemen yang tersisa dalam plaque akan pecah dan plaque akan menghilang. Arteri-arteri yang menyempit akan dikembalikan ke keadaan mereka sebelumnya.

Berdasarkan pemikiran ini, terapi chelation telah diusulkan untuk merawat atherosclerosis yang hadir dan untuk mencegah terbentuknya.

Setelah peninjauan ulang semua literatur ilmiah yang tersedia secara seksama pada subjek ini, American Heart Association telah menyimpulkan bahwa gugatan-gugatan manfaat untuk bentuk terapi ini tidak terbukti secara ilmiah. Oleh karena itu kita tidak merekomendasikan tipe perawatan ini.
Berapa Lama Terapi Chelation Berlangsung Dan Berapa Harganya ?

Perawatan chelation tunggal biasanya berlangsung dari dua sampai empat jam dan berharga antara $50 dan $100. Pada bulan pertama, pasien-pasien biasanya menerima lima samapi 30 perawatan-perawatan (dengan 30 menjadi paling umum). Pasien-pasien sering dinasehati untuk melanjutkan perawatan pencegahan sekali dalam sebulan.

Pasien-pasien harus membayar sendiri perawatan ini. EDTA bukan prosedur yang diterima secara kedokteran untk atherosclerosis, jadi perusahaan-perusahaan asuransi dan Medicare tidak akan menggantinya.
Apakah Ada Bukti Apa Saja Bahwa Terapi Chelation Bekerja ?

Pendukung-pendukung dari terapi chelation percaya pada testimoni-testimoni dari orang-orang yang telah mendapatkannya. Banyak orang-orang menyatakan bahwa kehidupan-kehidupan mereka telah diselamatkan dan kesehatan mereka membaik karena terapi chelation.

Namun ini bukan pernyataan-pernyataan satu-satunya. Pendukung-pendukung juga menyatakan bahwa terapi chelation secara signifikan memperbaiki aliran darah melalui pembuluh-pembuluh darah sebelumnya yang menyempit pada beberapa pasien-pasien. Pernyataan-pernyataan lain adalah bahwa terapi chelation telah memperbaiki kembali fungsi tubuh yang hilang dan mengurangi nyeri pada beberapa kasus-kasus.

The American Heart Association (asosiasi jantung Amerika) tidak dapat mengatakan mengapa beberapa orang-orang merasa lebih baik setelah memperoleh terapi chelation. Dan kita tidak membantah bahwa beberapa orang-orang sebenarnya mungkin merasa lebih baik setelah perawatan. Jadi apa persoalannya ?

Persoalannya adalah, kita menanyakan apakah pasien-pasien ini merasa lebih baik karena terapi chelation. Adalah mungkin mereka merasa lebih baik karena sesuatu yang lain.

Contohnya, ahli-ahli terapi chelation biasanya meminta pasien-pasien mereka untuk membuat perubahan-perubahan gaya hidup. Ini dapat termasuk menghentikan merokok, menurunkan berat badan, mamakan lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran, menghindari makanan-makanan yang tinggi lemak jenuhnya dan berolahraga secara teratur. Ini adalah perubahan-perubahan yang sehat untuk dibuat setiap orang, dan pasien-pasien membuat mereka pada saat yang bersamaan mereka menjalani terapi chelation. Itulah yang menutupi/memperkeruh persoalan. Penelitian telah menunjukan bahwa perubahan-perubahan gaya hidup memperbaiki kwalitas hidup dan perasaan sehat pasien. Nyatanya, kita telah menganjurkan/menyokong perubahan-perubahan gaya hidup ini untuk waktu bertahun-tahun.

The American Heart Association percaya bahwa perubahan-perubahan gaya hidup ini adalah kemungkinan bahwa kondisi dari beberapa pasien-pasien membaik. Kita percaya mereka tidak merasakan lebih baik karena terapi chelation dengan EDTA, namun karena kebiasaan-kebiasan yang lebih baik dan lebih sehat yang diterapkan mereka.

Pasien-pasien juga merasa lebih baik untuk sebab-sebab psikologi. Adakalanya gejala-gejala dari seorang yang sakit menghilang untuk sebab yang tidak jelas, disebabkan oleh efek placebo. Ini bisa mengapa beberapa pasien-pasien melaporkan bahwa mereka merasa lebih baik setelah mereka menghabiskan $3,000 sampai $5,000 untuk terapi chelation.
Dapatkah Terapi Chelation Menjadi Berbahaya ?

EDTA tidak secara total aman sebagai obat. Ada bahaya yang nyata dari gagal ginjal (renal tubular necrosis). EDTA dapat juga menyebabkan depresi sumsum tulang (bone marrow), shock, tekanan darah rendah (hipotensi), convulsions (gangguan hebat), gangguan-gangguan dari irama jantung yang teratur (cardiac arrhythmias), reaksi-reaksi tipe alergi dan berhentinya pernapasan.

Kenyataanya, sejumlah kematian di Amerika telah dihubungkan dengan terapi chelation. Juga, beberapa orang-orang berda pada dialysis karena gagal ginjal yang disebabkannya, paling sedikit sebagian, oleh terapi chelation.

The American Heart Association khawatir bahwa beberapa orang-orang yang percaya pada terapi ini mungkin menunda menjalani terapi-terapi yang sudah terbukti seperti obat-obat atau operasi sampai telah menjadi telat. Ini adalah bahaya tambahan dari percaya pada "penyembuhan keajaiban" yang tidak terbukti.

Secara jelas, orang-orang yang memilih terapi chelation mengambil risiko lebih banyak daripada uang.
Jenis Studi Atau Eksperimen Ilmiah Apa Diperlukan Untuk Mengvalidasi (Atau Tidak Mengvalidasi) Terapi Chelation ?

Cara terbaik untuk mempelajari terapi chelation adalah melakukan studi dua bagian.

* Langkah pertama adalah studi yang membuktikan EDTA dapat mengeluarkan calcium dari plaque arteri (dan bahwa plaquenya menghilang). Studi juga harus menunjukan bahwa ini terjadi tanpa efek-efek sampingan yang berbahaya.
* Langkah kedua dalah percobaan-percobaan klinik yang terkontrol dengan benar pada populasi yang besar. Ini hanya akan dilakukan jika EDTA telah dibuktikan secara sukses dalam mengurangi plaque arteri tanpa efek-efek sampingan yang berbahaya.

Definisi Percobaan Klinik Yang Terkontrol Dengan Benar

Percobaan klinik yang terkontrol dengan benar memenuhi kriteria-kriteria ini:

* Pasien-pasien atau subyek-subyek yang menerima perawatan secara formal setuju untuk berpartisipasi, berdasarkan pada informasi yang dapat dipercaya yang diberikan pada mereka oleh ilmuwan-ilmuwan yang melakukan percobaan. Pasien-pasien akan diberitahu tentang risiko-risiko yang diketahui dan manfaat-manfaat yang mungkin (namun belum terbukti). Peserta-peserta akan harus memberikan "izin yang diinformasikan" mereka untuk berpartisipasi.
* Perawatan-perawatan adalah bebas biaya untuk pasien-pasien atau subyek-subyek.
* Percobaan dimonitor secara ketat dan ditinjau ulang oleh 1) ilmuwan-ilmuwan yang berpengetahuan yang tidak terlibat pada percobaan, 2) wakil-wakil dari masyarakat awam, 3) wakil-wakil dari masyarakat agama, 4) ahli-ahli statistik dan 5) orang-orang lain yang tertarik.
* Percobaan adalah double blind. Ini berarti bahwa baik pasien maupun dokter yang memberikan perawatan tidak mengetahui apakah pasien menerima EDTA atau senyawa kontrol yang netral (placebo). Tindakan-tindakan pencegahan lain untuk memastikan obyektivitas adalah 1) bahwa dokter yang memberikan perawatan tidak boleh orang yang merekam hasil-hasil dan 2) orang yang mengamati hasil-hasil tidak dapat mengetahui senyawa mana seseorang yang dibawah pengamatan menerima.

Segala studi yang tidak mengikuti metodologi ini akan menghasilkan hasil-hasil yang terbuka pada pertanyaan karena proses kekurangan usaha-usaha perlindungan ilmiah. Sesuai dengannya, hasil-hasil tidak akan menjadi valid secara ilmiah. Sepengetahuan the American Heart Association, tidak ada studi dari terapi chelation yang secara ketat mengikuti metodologi yang diterima secara ilmiah telah pernah diselesaikan.
Mengapa American Heart Association Tidak Membiayai Projek Untuk Meneliti Pertanyaan Ini ?

Percobaan yang valid secara ilmiah akan menjadi sangat mahal. Juga, menurut ilmuwan-ilmuwan yang berkualifikasi yang akrab dengan penelitian penyakit jantung, hanya ada sangat sedikit kesempatan bahwa terapi chelation akan bekerja.
Pernakah Ilmuwan-Ilmuwan Melakukan Studi Pada Terapi Chelation ?

Pada tahun-tahun 1960an ilmuwan-ilmuwan memulai studi berskala kecil yang melibatkan 30 pasien-pasien. Bagaimanapun, setelah dua pasien meninggal dan yang lain-lainnya menunjukan tidak ada tanda-tanda dari perbaikan, ia dihentikan.

Juga, studi baru-baru ini dari terapi chelation, yang menggunakan metodologi ilmiah yang sekarang ini disetujui, dilakukan pada orang-orang dengan intermittent claudication. (Ini adalah penyakit arteri peripheral [penumpukan-penumpukan lemak] pada arteri-arteri tungkai). Studi ini menemukan bahwa terapi chelation EDTA adalah tidak lebih efektif daripada placebo (pil gula).

Akhirnya, studi baru-baru ini yang berjudul Terapi chelation untuk penyakit jantung ischemic dipublikasikan di Journal of the American Medical Association (JAMA 2002;287:481-486). Penulis-penulis mengikuti 84 pasien-pasien untuk 27 minggu. Semua pasien-pasien telah mempunyai penyakit arteri koroner. Setengah dari pasien-pasien menerima terapi chelation secara intravena selama periode studi dan setengah lainnya menerima placebo (cairan tanpa obat) secara intravena. Baik dokter-dokter maupun pasien-pasien tidak mengetahui apakah mereka menerima chelation atau placebo. Pasien-pasien diberikan tes-tes latihan untuk melihat berapa lama mereka dapat latihan sebelum electrocardiogram (ECG) mereka menunjukan perubahan-perubahan yang mengindikasikan ischemia. Mereka juga menjawab daftar pertanyaan kwalitas hidup. Pada akhir dari minggu ke-27, pasien-pasien yang menerima chelation adalah tidak lebih baik daripada pasien-pasien yang menerima placebo. Penulis-penulis menyimpulkan bahwa "Berdasarkan pada waktu latihan ke ischemia, pengukuran-pengukuran kapasitas latihan dan kwalita hidup, tidak ada bukti yang mendukung efek yang bermanfaat dari terapi chelation pada pasien-pasien dengan penyakit jantung ischemic, stable angina, dan tes treadmill untuk ischemia yang positif".

Jadi, masih tidak ada bukti ilmiah yang menunjukan mafaat apa saja dari terapi chelation.
Posisi Dari American Heart Association

Kita mempunyai gugus tugas yang menguji dukungan medik untuk terapi-terapi yang baru dan masih belum ditegakan, darinya chelation adalah salah satunya. Laporan dari gugus tugas diadopsi oleh the American Heart Association sebagai pernyataan politik resmi kami pada terapi chelation. Laporan ini menyatakan:

The American Heart Association’s Clinical Science Committee telah meninjau ulang literatur yang tersedia pada penggunaan dari chelation (EDTA) pada perawatan dari jantung arteriosclerotic atau penyakit pembuluh darah dan tidak menemukan bukti ilmiah untuk menunjukan manfaat apa saja dari bentuk terapi ini. Lebih jauh, pelaksanaan bentuk perawatan yang tidak terbukti ini mungkin merampas dari pasien-pasien manfaat-manfaat yang telah ditegakan dengan baik yang menyertai pada banyak metode-metode lain yang bernilai yang merawat penyakit-penyakit ini.
Apa Yang Dikatakan Otoritas-Otoritas Lain Tentang Perawatan Ini ?
Food and Drug Administration:

Pada ketidakhadiran bukti dari keamanan dan keefektifan, penggunaan perawatan ini untuk atherosclerosis adalah penyelidikan. Sekarang ini, tidak ada dokter atau sponsor telah mengajukan rencana atau protokol untuk mempelajari penggunaannya (EDTA’s) dalam perawatan semacam ini.

Tidak ada kelompok telah pernah menyediakan kita dengan pengajuan yang terorganisasi yang mencoba menunjukan bahwa itu adalah terapi yang efektif pada atherosclerosis; sebaliknya, kita telah diberikan data yang tidak terorganisasi tanpa segala usaha untuk menggambarkan studi yang formal.

Dibawah keadaan-keadaan ini, kita telah tidak mempunyai pilihan namun berusaha untuk mencegah promosi yang tidak patut dari obat dan menunjukkan status tidak terbuktinya.
American College of Physicians:

Terapi chelation dengan EDTA telah digunakan dalam perawatan dan pencegahan dari atherosclerosis. Karena risiko dari keracunan renal (ginjal) yang parah dan kekurangan dari bukti yang objektif yang menyarankan manfaat therapeutic dari terapi EDTA … terapi semacam ini harus dipandang sebagai penelitian dan harus dilakukan dibawah kondisi-kondisi yang dikontrol secara seksama pada institusi akademik oleh penyelidik-penyelidik yang berpengalaman.
National Heart, Lung, and Blood Institute, National Institutes of Health:

Tidak ada alasan untuk mengharapkan manfaat dari chelation dalam mengendalikan arteriosclerosis. Lebih penting, telah tidak ada bukti ilmiah dari manfaat seperti itu — dan ada bukti ilmiah dari tidak ada manfaat.
American Medical Association:

The AMA percaya bahwa terapi chelation untuk atherosclerosis adalah proses experimental tanpa kemanjuran yang terbukti. Mereka juga telah menegaskan kembali Resolusi House of Delegates tahun 1984 mereka yang menyatakan:

"…tidak ada dokumentasi ilmiah bahwa penggunaan dari terapi chelation adalah efektif dalam perawatan penyakit kardiovaskular, atherosclerosis, rheumatoid arthritis, dan kanker;

"…jika terapi chelation dipertimbangkan sebagai perawatan medik yang bermafaat untuk apa saja selain daripada keracunan metal berat, hypercalcemia, atau keracunan digitalis, adalah tanggung jawab dari penganjur-penganjurnya untuk (a) melakukan studi-studi ilmiah yang dikontrol secara tepat, (b) mengikuti petunjuk-petunjuk dari Food and Drug Administration (FDA) untuk investigasi dari obat-obat, dan (c) menebar hasil-hasil dari studi-studi ilmiah pada jalur-jalur yang biasanya diterima."
American College of Cardiology:

Ada bukti ilmiah yang tidak cukup untuk membenarkan aplikasi dari terapi chelation untuk atherosclerosis pada dasar klinik. Pada saat ini, oleh karenanya, terapi chelation harus dilakukan hanya dibawah protokol penelitian.
Apakah Benar Bahwa Dokter-Dokter Yang Berpraktek Dan Organisasi-Organisasi Kedokteran Melawan Terapi Chelation Karena Penggunaan Yang Luas Dari Prosedur Ini Akan Berarti Kehilangan Penghasilan Pada Ahli-Ahli Kardiovaskular, Terutama Ahli-Ahli Bedah ?

Tidak. Kedokteran yang terorganisasi melawan terapi chelation karena ia adalah prosedur yang tidak terbukti dan ia melibatkan risiko-risiko yang ekstrem pada pasien-pasien yang menerimanya.

Yang benar adalah bahwa dokter-dokter yang merawat penyakit-penyakit kardiovaskular dapat secara signifikan meningkatkan penghasilan-penghasilan mereka jika terapi chelation adalah prosedur perawatan yang terbukti secara ilmiah. Banyak orang-orang mempunyai atherosclerosis, namun hanya persentase yang relatif kecil mengembangkan persoalan-persoalan yang cukup parah untuk memerlukan operasi. Jika chelation terbukti secara ilmiah, EDTA dapat dimasukan ke setiap orang yang mempunyai atherosclerosis. Operasi dapat dilakukan hanya pada satu pasien pada satu saat. Dengan chelation, jumlah dari pasien-pasien yang dapat dirawat dibatasi hanya oleh jumlah kamar pada tempat praktek dokter.
Adakah Studi-Studi Ilmiah Baru Apa Saja Dari Terapi Chelation Dalam Perjalanan ?

Pada bulan Agustus 2002, the National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM) dan the National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), yang kedua-duanya adalah komponen-komponen dari the National Institutes of Health (NIH), mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan Trial to Assess Chelation Therapy (TACT) (Percobaan untuk mengakses Terapi Chelation). Ini akan menjadi studi yang berskala besar dan banyak pusat untuk menemukan apakah terapi chelation EDTA adalah aman dan efektif untuk orang-orang dengan penyakit jantung koroner. Studi yang dikontrol placebo dan double-blind ini akan melibatkan 2,372 peserta-peserta yang berumur 50 tahun dan lebih tua yang telah mempunyai serangan jantung. Mereka akan menjadi perwakilan dari populasi Amerika. TACT akan menjadi lebih dari 20 kali lebih besar daripada studi apa saja sebelumnya dari terapi chelation -- cukup besar untuk menunjukan apakah terapi chelation mempunyai manfaat-manfaat yang ringan atau sedang.

Studi ini sedang dilakukan karena ada keperluan kesehatan publik untuk melakukan percobaan klinik yang besar dan didisain secara baik untuk menemukan apakah terapi chelation aman dan efektif untuk merawat orang-orang dengan penyakit jantung koroner.

Percobaan akan mengambil tempat di kira-kira 100 tempat-tempat penelitian diseluruh Amerika dan akan menguji terapi chelation EDTA dengan menggunakan cara-cara pemasukan yang paling luas dipraktekan. Peserta-peserta akan mulai direkrut di bulan Maret tahun 2003; pasien-pasien akan menerima 30 perawatan-perawatan intravena per minggu, kemudian lebih banyak 10 perawatan-perawatan diberikan setiap dua bulan, melalui periode 28 bulan. Mereka juga akan menerima dosis-dosis yang tinggi dari vitamin-vitamin, yang juga sering diberikan dengan terapi chelation. (Efek dari dosis-dosis vitamin ini juga akan diuji dalam percobaan). Sekali perekrutan dimulai, studi akan memakan waktu lima tahun untuk diselesaikan. Untuk mempelajari lebih banyak tentang studi ini, kunjungi nccam.nih.gov dan ClinicalTrials.gov.

Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP)

Endoscopic retrograde cholangiopancreatography: Disingkat ERCP. Prosedur yang dilakukan untuk mendiagnosa dan merawat persoalan-persoalan pada hati, kantong empedu, saluran-saluran empedu, dan pankreas, termasuk batu-batu empedu, penyempitan-penyempitan yang meradang (luka-luka parut), kebocoran-kebocoran (dari trauma dan operasi), dan kanker. ERCP menggabungkan penggunaan dari x-rays dan endoscope (tabung yang panjang , lentur dan disinari). Melaluinya, dokter dapat melihat bagian dalam dari lambung dan duodenum dan menyuntikan dye kedalam saluran-saluran empedu dan pankreas sehingga mereka dapat dilihat pada x-ray. ERCP memakan waktu 30 menit sampai 2 jam. Kemungkinan komplikasi-komplikasi dari ERCP termasuk pancreatitis (peradangan pankreas), infeksi, perdarahan, dan perforasi (pelubangan) duodenum.

Untuk prosedur, pasien berbaring pada sisi kiri diatas meja pemeriksaan dalam ruang x-ray. Obat diberikan untuk membantu mematikan rasa belakang tenggorokan dan obat penenang biasanya diberikan untuk membantu tenang selama pemeriksaan. Pasien menelan endoscope, dan dokter kemudian memandu scope melalui esophagus, lambung, dan duodenum sampai ia mencapai tempat dimana saluran-saluran dari biliary tree dan pankreas membuka kedalam duodenum. Pada saat ini, pasien dibalik untuk berbaring rata pada lambung mereka, dan dokter melewatkan tabung plastik kecil melalui scope. Melalui tabung, dokter akan menyuntikan dye kedalam saluran-saluran untuk membuat mereka nampak dengan jelas pada x-rays. X-rays diambil segera setelah dye disuntikan.

Jika pemeriksaan menunjukan batu empedu atau penyempitan dari saluran-saluran, dokter dapat memasukan alat-alat kedalam scope untuk mengeluarkan atau membebaskan rintangan. Juga, samples jaringan (biopsi) dapat diambil untuk pengujian lebih lanjut.

Mungkin ada beberapa ketidaknyamanan ketika dokter meniupkan udara kedalam duodenum dan menyuntikan dye kedalam saluran-saluran. Setelah prosedur, pasien perlu berdiam di rumah sakit untuk 1 sampai 2 jam hingga obat penenang hilang. Jika jenis perawatan apa saja dilakukan selama ERCP, seperti mengeluarkan batu empedu, pasien mungkin perlu bermalam di rumah sakit.

Echocardiogram

Echocardiogram (seringkali disebut "echo") adalah garis luar grafik dari gerakan jantung. Selama tes ini, gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi, disebut ultrasound, menyediakan gambar-gambar dari klep-klep dan kamar-kamar jantung. Ini mengizinkan teknisi, disebut sonographer, untuk mengevaluasi aksi pompa dari jantung. Echo seringkali digabungkan dengan Doppler ultrasound dan Doppler berwarna untuk mengevaluasi aliran darah melalui klep-klep jantung.
Mengapa Saya Perlu Echo ?

Dokter anda mungkin melakukan echocardiogram untuk:

* Menilai fungsi keseluruhan dari jantung anda.
* Menentukan kehadiran dari banyak tipe-tipe penyakit jantung.
* Mengikuti progresi (kemajuan) dari penyakit klep jantung melalui waktu.
* Mengevaluasi keefektifan dari perawatan-perawatan medis atau operasi.

Tipe-Tipe Dari Echocardiograms

Ada beberapa tipe-tipe echocardiograms dan dokter anda akan membantu menentukan yang mana yang terbaik untuk anda.

* Transthoracic echocardiogram: Ini adalah echocardiogram standar. Ia adalah tes yang tidak menyakitkan serupa pada X-ray, namun tanpa radiasi. Prosedur menggunakan teknologi yang sama yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan bayi sebelum kelahiran. Alat yang digenggam ditangan yang disebut transducer ditempatkan pada dada dan memancarkan gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi (ultrasound). Gelombang-gelombang suara ini memantul dari struktur-struktur jantung, menghasilkan gambar-gambar dan suara-suara yang dapat digunakan oleh dokter untuk mendeteksi kerusakan dan penyakit jantung.
* Transesophageal echocardiogram (TEE): Tes ini memerlukan transducer dimasukan kebawah tenggorokan kedalam esophagus (tabung menelan yang menghubungkan mulut pada lambung). Karena esophagus berlokasi dekat pada jantung, gambar-gambar yang jelas dari struktur-struktur jantung dapat diperoleh tanpa campur tangan dari paru-paru dan dada.
* Stress echocardiogram: Ini adalah echocardiogram yang dilakukan ketika pasien berolahraga pada treadmill atau sepeda yang tidak bergerak. Tes ini dapat digunakan untuk melihat gerakan dari dinding-dinding jantung dan aksi pompa jantung ketika jantung dibebankan. Ia mungkin mengungkap kekurangan aliran darah yang tidak selalu terlihat pada tes-tes jantung lain. Echocardiogram dilakukan tepat sebelum dan sesudah latihan.
* Dobutamine atau adenosine/sestamibi stress echocardiogram: Ini adalah bentuk lain dari stress echocardiogram. Bagaimanapun, sebagai gantinya berolehraga untuk membebankan jantung, beban diperoleh dengan memberikan obat yang menstimulasi jantung dan membuatnya berpikir ia sedang olahraga. Tes digunakan untuk mengevaluasi jantung anda dan fungsi klep ketika anda tidak mampu untuk berolahraga pada treadmill atau sepeda yang tidak bergerak. Ia juga digunakan untuk menentukan berapa baik jantung anda mentolerir aktivitas dan kemungkinan anda mempunyai penyakit arteri koroner (arteri-arteri yang terhalang), serta mengevaluasi keefektifan dari rencana perawatan cardiac anda.
* Intravascular ultrasound: Ini adalah bentuk dari echocardiography yang dilakukan selama kateterisasi cardiac (jantung). Selama prosedur ini, transducer diteroboskan kedalam pembuluh-pembuluh darah jantung via kateter pada selangkangan. Ia seringkali digunakan untuk menyediakan informasi detil tentang atherosclerosis (rintangan) didalam pembuluh-pembuluh darah.


Echocardiogram


Bagaimana Saya Harus Mempersiapkan Diri Untuk Echocardiogram ?

Pada hari tes, makan dan munum seperti biasanya. Konsumsi semua dari obat-obat anda pada waktu-waktu yang biasa, seperti yang diresepkan oleh dokter anda.
Yang Terjadi Selama Tes

Selama tes, anda akan diberikan gown (baju panjang) rumah sakit untuk dipakai. Anda akan diminta untuk melepaskan baju anda dari pinggang ke atas. Cardiac sonographer akan menempatkan tiga elektrode-elektrode (lempengan-lempengn yang kecil, rata dan lengket) pada dada anda. Elektrode-elektrode disambung pada electrocardiograph monitor (ECG atau EKG) yang mempetakan aktivitas elektrik jantung anda.

Sonographer akan meminta anda untuk berbaring pada sisi kiri anda diatas meja pemeriksaan. Ia akan menempatkan wand (disebut transducer gelombang suara) pada beberapa area-area dari dada anda. Wand akan mempunyai jumlah yang kecil dari gel pada ujungnya, yang tidak akan membahayakan kulit anda. Gel digunakan untuk membantu menghasilkan gambar-gambar yang lebih jekas.

Suara-suara adalah bagian dari sinyal Doppler. Anda mungkin atau mungkin tidak mendengar suara-suara selama tes. Anda mungkin diminta untuk merubah posisi-posisi beberapa kali selama pemeriksaan dalam rangka untuk sonographer mengambil gambar-gambar dari area-area yang berbeda dari jantung anda. Anda juga mungkin diminta untuk menahan napas pada saat-saat selama pemeriksaan.

Anda seharusnya tidak merasakan ketidaknyamanan utama selama tes, meskipun anda mungkin merasakan kesejukan dari gel pada transducer dan sedikit tekanan dari transducer pada dada anda.

Tes akan memakan waktu kira-kira 40 menit. Setelah tes, anda dapat berpakaian dan menjalankan aktivitas-aktivitas harian anda. Dokter anda akan mendiskusikan hasil-hasil tes dengan anda.
Yang Saya Harus Lakukan Untuk Persiapan Stress Echo

Jika anda dijadwalkan untuk dobutamine stress echo dan anda mempunyai pacemaker (pemacu jantung), silahkan hubungi dokter anda untuk instruksi-instruksi spesifik. Alat anda mungkin perlu diperiksa sebelum tes.

Pada hari tes, jangan makan atau minum apa saja kecuali air empat jam sebelum tes. Jangan minum atau makan produk-produk kafein (cola, coklat, kopi, teh) 24 jam sebelum tes. Kafein akan mengganggu hasil-hasil dari tes anda. Karena banyak obat-obat tanpa resep mengandung kafein, jangan mengkonsumsi obat-obat bebas resep apa saja yang mengandung kafein 24 jam sebelum tes. Tanya dokter anda, apoteker atau perawat jika anda mempunyai pertanyaan-pertanyaan tentang obat-obat yang mungkin mengandung kafein.

Jangan mengkonsumsi obat-obat jantung berikut 24 jam sebelum tes anda kecuali dokter anda mengatakan yang lainnya, atau kecuali obat diperlukan untuk merawat ketidaknyamanan dada:

* Beta blockers (contohnya, Tenormin, Lopressor, Toprol, atau Inderal)
* Isosorbide dinitrate (contohnya, Isordil, Sorbitrate)
* Isosorbide mononitrate (contohnya, Ismo, Imdur, Monoket)
* Nitroglycerin (contohnya, Deponit, Nitrostat, Nitropatches)

Dokter anda mungkin juga meminta anda untuk menghentikan mengkonsumsi obat-obat jantung lain pada hari tes anda. Jika anda mempunyai pertanyaan-pertanyaan apa saja tentang obat-obat anda, tanyakan pada dokter anda. Jangan menghentikan obat apa saja tanpa lebih dahulu berbicara dengan dokter anda.

Jika anda memakai inhaler untuk pernapasan anda, silahkan membawanya pada tes stress echo.

Yang Harus Saya Lakukan Jika Saya Mempunyai Diabetes

* Jika anda memakai insulin untuk mengontrol gula darah anda, tanyakan dokter anda berapa jumlah obat anda yang harus anda pakai pada hari tes. Seringkali, dokter anda akan memberitahu anda untuk memakai hanya separuh dari dosis pagi biasa anda dan untuk memakan makanan ringan empat jam sebelum tes.
* Jika anda meminum pil-pil untuk mengontrol gula darah anda, jangan meminum obat anda sampai setelah tes selesai.
* Jangan mengkonsumsi obat diabetes anda dan lewati makan sebelum tes.
* Jika anda memiliki monitor glucose, bawa bersama anda untuk memeriksa tingkat-tingkat gula darah anda sebelum dan setelah tes anda. Jika anda pikir gula darah anda rendah, beritahu personal labor segera.
* Rencanakan untuk makan dan mengkonsumsi obat gula darah anda setelah tes anda.

Yang Terjadi Selama Tes

Pertama, teknisi akan dengan lembut menggosok 10 area-area kecil pada dada anda dan menempatkan elektrode-elektrode pada area-area ini. Elektrode-elektrode disambungkan pada electrocardiograph monitor (ECG or EKG) yang mempetakan aktivitas elektrik jantung anda selama tes.

Intravenous line (IV) akan dimasukan kedalam vena pada lengan anda sehingga obat dobutamine dapat diserahkan secara langsung kedalam aliran darah anda. Teknisi akan melakukan resting echo, mengukur nadi jantung waktu istirahat anda dan mengambil tekanan darah anda. Dokter atau perawat akan memasukan dobutamine kedalam IV sementara teknisi terus menerus memperoleh gambar-gambar echo. Obat akan menyebabkan jantung anda untuk bereaksi seperti jika anda sedang olahraga: nadi jantung anda akan naik dan anda mungkin merasakan ia berdenyut lebih kuat. Ia mungkin menyebabkan perasaan hangat dan membilas dan pada beberapa kasus-kasus, sakit kepala yang ringan.

Pada interval-interval tertentu, personal lab akan bertanya bagaimana anda rasakan. Silahkan beritahu mereka jika anda merasa nyeri dada, lengan atau rahang atau ketidaknyamanan; sesak napas; pening; lightheaded atau jika anda mempunyai gejala-gejala lain yang tidak biasa apa saja.

Personal lab akan mengamati segala perubahan-perubahan pada ECG monitor yang menyarankan tes harus dihentikan. IV akan dikeluarkan dari lengan anda sekali semua dari obat-obat telah memasuki aliran darah anda.

Janji temu akan memakan waktu kira-kira 60 menit. Waktu infusi sebenarnya adalah biasanya kira-kira 15 menit. Setelah tes, rencanakan untuk berdiam di ruang tunggu sampai semua dari gejala-gejala yang anda mungkin telah alami selama tes telah hilang.

Dokter anda akan mendiskusikan hasil-hasil tes dengan anda.

Yang Harus Saya Lakukan Untuk Mempersiapkan Transesophageal Echo

Beritahu dokter anda jika anda mempunyai persoalan-persoalan apa saja dengan esophagus anda seperti hiatal hernia, persoalan-persoalan menelan, atau kanker, atau jika anda mempunyai persoalan-persoalan leher.

Pada hari tes, jangan makan atau minum apa saja enam jam sebelum tes. Minum semua dari obat-obat anda pada waktu-waktu yang biasanya, seperti yang diresepkan oleh dokter anda. Jika anda harus meminum obat sebelum tes, minumlah dengan minum air yang sedikit.

Jika anda mempunyai diabetes dan meminum obat-obat atau insulin untuk mengendalikan gula darah anda, silahkan tanya dokter anda atau pusat pengujian untuk petunjuk-petunjuk yang spesifik tentang mengkonsumsi obat-obat diabetes anda sebelum tes.

Seseorang harus datang bersama anda ke temu janji anda untuk membawa pulang anda, karena anda harus tidak mengemudi sampai hari setelah tes. Obat penenang yang diberikan selama tes menyebabkan keadaan mengantuk, kepeningan dan memperburuk kemampuan anda membuat keputusan, membuatnya tidak aman untuk anda mengemudi atau menjalankan mesin.
Yang Terjadi Selama Transesophageal Echo

Sebelum tes, anda akan diminta untuk menanggalkan gigi-gigi palsu. Intravenous line (IV) akan dimasukan kedalam vena di lengan atau tangan anda sehingga obat-obat dapat diserahkan selama tes.

Teknisi akan dengan lembut menggosok tiga area-area kecil pada dada anda dan menempatkan elektrode-elektrode pada area-area ini. Elektrode-elektrode dipasang pada electrocardiograph monitor (ECG or EKG) yang mempetakan aktivitas elektrik jantung anda selama tes.

Manset tekanan darah akan ditempatkan pada lengan anda untuk memonitor tekanan darah anda selama tes. Jepitan yang kecil, yang dipasang pada pulse oximeter, akan ditempatkan pada jari tangan anda untuk memonitor tingkat oksigen dari darah anda selama tes.

Obat penenang yang ringan (obat untuk membantu anda untuk relax) akan diberikan melalui IV anda. Karena obat penenang, anda mungkin tidak seluruhnya sadar untuk tes.

Ujung penghisap dental ditempatkan kedalam mulut anda untuk mengeluarkan segala sekresi-sekresi. Endoscope (alat penglihat) yang tipis dan dilumasi akan dimasukan kedalam mulut anda, menuruni tenggorokan dan kedalam esophagus anda. Ini tidak mempengaruhi pernapasan. Anda mungkin diminta untuk menelan pada saat-saat tertentu untuk membantu melewatkan endoscope. Bagian dari tes ini berlangsung beberapa detik dan mungkin tidak menyenangkan. Sekali endoscope telah diposisikan, gambar-gambar dari jantung diperoleh pada berbagai sudut-sudut. Anda tidak akan merasakan bagian dari tes ini.

Ketika selesai, tabung ditarik. Anda akan dimonitor untuk kira-kira 20-30 menit setelah tes, yang memakan waktu kira-kira 90 menit untuk melakukannya.

Seseorang akan perlu untuk mengemudi anda pulang kerumah setelah tes. Anda harus tidak makan atau minum sampai spray pembiusan hilang atau sampai mati rasa di tenggorokan anda hilang -- kira-kira satu jam setelah tes. Dokter anda akan mendiskusikan hasil-hasil tes dengan anda.

Jadwal Imunisasi (Vaksinasi) Masa Kanak-Kanak

Mengapa Kita Memerlukan Vaksin-Vaksin ?

Tidak satupun dari kita ingin melihat anak-anak kita mendapat sakit. Jika kita dapat, kita akan melindungi mereka dari segala penyakit-penyakit, tidak perduli berapa kecil — bahkan pilek-pilek.

Sekarang andaikata anda dapat membuat anak anda aman dari beberapa dari penyekit-penyakit yang paling mematikan dalam sejarah...Dan andaikata bahwa pada saat yang bersamaan anda dapat membantu melindungi anak-anak tetangga anda dan anak-anak lain diseluruh negara dari penyakit-penyakit yang sama...Dan akhirnya, andaikata anda dapat benar-benar membantu menghapus dari dunia beberapa dari penyakit-penyakit ini yang telah membuat cacat dan membunuh anak-anak berabad-abad.

Anda dapat melakukan semua dari hal-hal ini dengan salah satu dari alat-alat kesehatan yang paling mudah namun paling kuat yang pernah dikembangkan. Anda dapat memastikan anak-anak anda mendapat suntikan-suntikan mereka.
Bagaimana Vaksin-Vaksin Bekerja ?

Ketika anda menerima vaksin, ia membantu tubuh anda menciptakan antibodi-antibodi. Antibodi-antibodi adalah pertahanan tubuh yang melawan segala unsur-unsur asing (kuman-kuman). Meskipun tubuh anda dapat menciptakan antibodi-antibodi dengan sendirinya, kebanyakan dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah vaksin menyebabkan penyakit yang parah dan bahkan kematian sebelum cukup antibodi-antibodi dihasilkan.
Jadwal imunisasi (vaksinasi)

Vaksin-vaksin bekerja paling baik ketika mereka diberikan pada umur-umur tertentu. Contohnya, vaksin measles biasanya tidak diberikan sampai seorang anak paling sedikit berumur 1 tahun. Jika diberikan lebih awal dari itu, ia mungkin tidak bekerja baik. Pada sisi lain, vaksin DTaP harus diberikan melalui periode waktu, dalam rentetan dari dosis-dosis yang diwaktukan secara tepat. Lebih banyak informasi tentang penyakit-penyakit spesifik yang terhadapnya anak anda divaksinasi didaftar kemudian dalam artikel ini.

Berikut adalah uraian dari jadwal imunisasi masa kanak-kanak yang rutin. Ia dipublikasikan setiap tahun oleh U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC).


Vaksin-Vaksin Masa Kanak-Kanak Yang Direkomendasikan Dan Pada Umur Berapa Mereka Harus Diberikan
Vaksin Hepatitis B:

1. Dosis pertama pada saat kelahiran sampai dua bulan
2. Dosis kedua pada umur bulan ke 1 sampai bulan ke 4
3. Dosis ketiga pada umur 6 sampai 18 bulan

Vaksin Hib:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 12 sampai 15 bulan

Vaksin Polio:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 sampai 18 bulan
4. Dosis keempat pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin DTaP:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 15 sampai 18 bulan
5. Dosis kelima pada umur 4 sampai 6 tahun
6. DTaP direkomendasikan pada umur 11 tahun

Vaksin Pneumococcal:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 12 sampai 18 bulan

Vaksin Rotavirus:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan

Vaksin Hepatitis A:

1. Dosis pertama pada umur 12 bulan
2. Dosis kedua pada umur 18 bulan

Vaksin Influenza:

1. Dosis pertama pada umur 6 bulan (memerlukan booster satu bulan setelah vaksin awal)
2. Setiap tahun sampai berumur 5 tahun (kemudian tahunan jika diindikasi atau diinginkan, sesuai risiko-risiko)

Vaksin MMR:

1. Dosis pertama pada umur 12 sampai 15 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin Varicella:

1. Dosis pertama pada umur 12 sampai 15 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin Meningococcal:

1. Dosis tunggal pada umur 11 tahun

Vaksin Human papillomavirus (hanya gadis-gadis remaja):

1. Dosis pertama pada umur 11 tahun
2. Dosis kedua dua bulan setelah dosis pertama
3. Dosis ketiga enam bulan setelah dosis pertama


Jika Anak Anda Kehilangan Satu Suntikan

Untuk kebanyakan vaksin-vaksin, adalah tidak pernah telat untuk menyusul ketinggalan pada suntikan-suntikan yang terlewatkan. Anak-anak yang melewatkan suntikan-suntikan mereka pada umur 2 bulan dapat memulai dikemudian. Anak-anak yang telah mendapatkan beberapa dari suntikan-suntikan mereka dan kemudian tertinggal jadwal dapat menyusul ketinggalan tanpa harus memulai dari baru. Jika anda mempunyai anak-anak yang tidak diimunisasi ketika mereka masih bayi-bayi, atau mereka yang tertinggal jadwal, hubungi dokter anda atau klinik departemen kesehatan. Mereka akan membantu anak-anak anda diperbarui pada imunisasi-imunisasi mereka.

(Catatan: Jangan menunda imunisasi-imunisasi anak anda hanya karena anda tahu ia dapat menyusul ketinggalan dikemudian. Setiap bulan anak berlalu tanpa imunisasi-imunisasi yang terjadwal adalah bulan dimana anak tidak terlindung sepenuhnya dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah vaksin).
Kombinasi Vaksin-Vaksin

Kombinasi vaksin adalah lebih dari satu vaksin yang terkandung dalam satu suntikan. Dokter-dokter dan orangtua-orangtua kedua-duanya suka mereka karena mereka mengizinkan anak untuk mendapat beberapa vaksin-vaksin sekaligus tanpa harus mendapat banyak suntikan-suntikan. Beberapa vaksin-vaksin kombinasi telah dalam penggunaan (contohnya, MMR, DTaP, Hib/HepB, DTaP/IPV/HepB), dan lebih banyak sedang dalam perkembangan.
Checklist Vaksinasi

Jarang, anak harus menunggu sebelum mendapat vaksin-vaksin tertentu, atau harus tidak mendapatkan mereka sama sekali. Beritahu dokter atau perawat jika apa saja dari ini belaku pada anak anda pada hari ketika kunjungan imunisasi dijadwalkan.

1. Apakah anak anda sakit hari ini ? (Lebih dari selesma umum, nyeri telinga, dan lain-lain.)?
2. Apakah anak anda mempunyai alergi-alergi parah (yang mengancam nyawa) apa saja?
3. Pernakah anak anda mempunyai reaksi yang parah setelah vaksinasi?
4. Apakah anak anda mempunyai sistim imun yang lemah (karena penyakit-penyakit seperti kanker atau obat-obat seperti steroids)?
5. Apakah anak anda telah menerima transfusi atau produk darah lain apa saja baru-baru ini?
6. Apakah anak anda pernah mempunyai convulsions (kekejangan-kekejangan) atau jenis apa saja dari persoalan sistim syaraf?


Penyakit-Penyakit Yang Dapat Dicegah Vaksin
Vaksin Hib

* Vaksin ini melindungi terhadap infeksi dengan bakteri Haemophilus influenzae tipe b.
* Bakteri-bakteri ini menyebabkan meningitis (peradangan dari selaput-selaput penutup yang mengelilingi otak) dan mungkin menyebabkan kerusakan otak. Juga bakteri-bakteri ini dapat menginfeksi darah, sendi-sendi, tulang-tulang, otot-otot, tenggorokan, dan penutup yang mengelilingi jantung. Ini terutama berbahaya untuk bayi-bayi.

Vaksin DTaP

D pada DTaP berdiri untuk Diphtheria

* Corynebacterium diphtheriae adalah bakteri yang menyerang tenggorokan, mulut, dan hidung. Ini adalah penyakit yang sangat menular (mudah didapat), namun kejadian-kejadiannya adalah jarang sejak vaksinnya telah diciptakan.
* Diphtheria dapat membentuk jaringan abu-abu yang mungkin sepenuhnya menutupi saluran udara (windpipe) dan menyebabkan seseorang untuk berhenti bernapas.
* Juga, jika penyakit tidak segera dirawat, ia dapat menyebabkan pneumonia, gagal jantung, atau paralysis (kelumpuhan).

T pada DTaP berdiri untuk Tetanus

* Tetanus adalah infeksi yang disebabkan oleh tipe bakteri yang ditemukan pada metal yang kotor, berbentuk kerikil, dan berkarat. Ia biasanya memasuki tubuh melalui luka.
* Infeksi dengan bakteri tetanus menyebabkan otot-otot kejang (bergerak tiba-tiba). Jika tetanus menyerang otot-otot rahang, ia menyebabkan lockjaw, yang adalah ketidakmampuan untuk membuka dan menutup mulut anda.
* Tetanus dapat juga menyebabkan otot-otot pernapasan kejang, dengan konsekwensi-konsekwensi yang berpotensi fatal.

P pada DTaP berdiri untuk Pertussis

* Bordetella pertussis adalah tipe bakteri yang menyebabkan batuk rejan (whooping cough). Ia menginfeksi saluran-saluran udara dan menghancurkan sel-sel yang bertanggung jawab untuk pembersihan lendir dan puing-puing lain. Ini berakibat pada infeksi yang berhubungan dengan batuk berkepanjangan yang parah dan secara khas "whoop (berbatuk-batuk dengan suara keras)". Batuk dapat berlangsung lebih dari dua bulan dan secara khas menyebabkan penyakit parah pada orang-orang yang sangat muda dan sangat tua.

Vaksin Polio

* Polio disebabkan oleh virus. Ia dapat menyebabkan paralysis (kelumpuhan) dari tungkai-tungkai (legs) dan dada, membuat berjalan dan bernapas sulit atau tidak memungkinkan.
* Gejala-gejala pertama dari polio adalah demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan leher yang kaku. Polio adalah sangat jarang di Amerika sejak vaksin menjadi tersedia.

Vaksin MMR

M pertama pada MMR berdiri untuk Measles

* Measles adalah virus yang sangat menular (mudah didapat) yang menyebabkan demam yang tinggi, batuk, dan ruam kulit yang bernoda diseluruh tubuh. Ia mungkin juga menyebabkan infeksi-infeksi telinga dan pneumonia.

M kedua pada MMR berdiri untuk Mumps

* Mumps adalah virus yang menyebabkan kelenjar-kelenjar air liur yang menyakitkan dan membengkak, yang ada dibawah rahang, serta demam dan sakit kepala.
* Mumps juga mungkin menyebabkan persoalan-persoalan yang serius termasuk meningitis atau kehilangan pendengaran. Ia dapat menyebabkan peradangan dari testicles (orchitis) pada laki-laki.

R pada MMR berdiri untuk Rubella

* Rubella, juga dikenal sebagai German measles, disebabkan oleh virus. Ia paling berbahaya untuk wanita-wanita yang hamil. Rubella dapat menyebabkan ibu mempunyai keguguran atau melahirkan bayi dengan penyakit jantung, kebutaan, kehilanga pendengaran, atau persoalan-persoalan belajar.
* Rubella adalah penyakit yang cukup ringan pada anak-anak.

Vaksin Hepatitis B

* Hepatitis B adalah virus yang menyebabkan peradangan hati. Tanda-tanda dan gejala-gejala adalah kelelahan yang sangat dan jaundice (semua bagian-bagian yang putih dari tubuh anda, seperti mata-mata, gigi-gigi dan kuku-kuku, berubah kuning). Ia mungkin menyebabkan hati untuk berhenti bekerja dan telah dihubungkan dengan infeksi seumur hidup, gagal hati, kanker hati, dan bahkan kematian.

Vaksin Varicella

* Varicella adalah virus yang menyebabkan chickenpox (cacar air). Ia menyabakan ruam yang gatal dan demam. Anda dapat memperolehnya dari seseorang yang telah memperolehnya jika anda menyentuh melepuhan (blister) yang terbuka pada kulit orang itu atau jika orang itu bersin atau batuk sekitar anda. Infeksi varicella, meskipun biasanya dipercayai adalah ringan, juga menyebabkan pneumonia (infeksi-infeksi paru) dan encephalitis (infeksi-infeksi otak).

Vaksin Pneumococcal

* Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang menyebabkan pneumonia (infeksi paru), sepsis (infeksi darah), dan infeksi-infeksi lain. Ia sangat berbahaya pada orang-orang yang sangat muda dan sangat tua.

Vaksin Hepatitis A

* Hepatitis A adalah virus serupa pada hepatitis B. Penularan terjadi dengan berkontak dengan makanan atau minuman yang terkontaminasi. Gejala-gejala awal dari penyakit adalah nonspesifik dan mungkin termasuk demam, diare, dan nyeri perut. Ia menyebabkan penyakit hati akut. Ia dapat mempengaruhi siapa saja pada umur berapa saja, dan di Amerika, ia dapat terjadi sebagai kasus-kasus terisolasi atau bahkan pada epidemi-epidemi (wabah-wabah).

Vaksin Meningococcal

* Neisseria meningitidis adalah bakteri yang menyebabkan meningitis (infeksi otak), sepsis (infeksi darah), dan infeksi-infeksi lain. Ia adalah infeksi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan seizures dan kematian. Seringkali perjangkitan-perjangkitan terjadi pada wabah-wabah (epidemi-epidemi).

Vaksin Rotavirus

* Rotavirus adalah virus yang menyebabkan diare yang parah pada bayi-bayi yang sangat muda. Ia menyebabkan lebih dari 55,000 rawat inap di rumah sakit setiap tahun di Amerika dan lebih dari 600,000 kematian-kematian diseluruh dunia. Anak-anak dengan virus ini mengembangkan muntah dan diare yang berair, yang menyebabkan mereka menjadi terdehidrasi.

Vaksin Human papillomavirus

* Human papillomaviruses menyebabkan kutil-kutil genital dan kanker cervix (kanker yang didiagnosa dengan pengujian Pap yang teratur). Setiap tahun, lebih dari 10,000 wanita-wanita mengembangkan kanker cervix yang invasif, dan hampir 4,000 meninggal dari penyakit ini.

Vaksin Influenza

* Influenza adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan yan parah. Ada dua tipe-tipe utama, A dan B. Setiap tahun, vaksin influenza baru diperlukan karena kecenderungan virus untuk bemutasi (berubah). Flu, seperti penyakit umumnya disebut, menyebabkan penyakit yang paling parah pada orang-rang yang sangat muda dan sagat tua.

Penggantian Total Pinggul

Definisi Penggantian Total Pinggul

Penggantian total pinggul adalah prosedur operasi dengan mana tulang rawan (cartilage) dan tulang yang berpenyakit (rusak) dari sendi pinggul secara operasi diganti dengan materi-materi buatan. Sendi pinggul yang normal adalah sendi bola dan socket (rongga). Socket (rongga) adalah tulang pelvis yang "berbentuk mangkok" yang disebut acetabulum. Bola adalah kepala dari tulang paha (femur). Penggantian total sendi pinggul melibatkan pengeluaran dari bola dan socket yang berpenyakit (rusak) secara operasi dan menggantikan mereka dengan bola dan batang metal yang dimasukan kedalam tulang femur dan socket mangkok plastik buatan. Bola dan batang metal buatan dirujuk sebagai "prosthesis". Setelah pemasukan prosthesis kedalam pusat inti dari femur, ia dipastikan dengan semen tulang yang disebut methylmethacrylate. Secara alternatif, prosthesis "tanpa semen" digunakan yang mempunyai pori-pori microscopic yang mengizinkan pertumbuhan tulang kedalam dari femur yang normal kedalam batang prosthesis. Pinggul "tanpa semen" ini dirasakan mempunyai durasi yang lebih panjang dan terutama dipertimbangkan untuk pasien-pasien yang lebih muda.
Calon-Calon Untuk Penggantian Total Pinggul

Penggantian-penggantian total pinggul dilakukan paling umum karena arthritis parah yang progresif pada sendi pinggul. Tipe yang paling umum dari arthritis yang menjurus pada penggantian total pinggul adalah arthritis degeneratif (osteoarthritis) dari sendi pinggul. Tipe arthritis ini umumnya terlihat dengan sendi pinggul yang menua, kelainan sejak kelahiran, atau trauma sebelumnya pada sendi pinggul. Kondisi-kondisi lain yang menjurus pada penggantian total pinggul termasuk patah-patah tulang dari sendi pinggul, rheumatoid arthritis, dan kematian (aseptic necrosis) dari tulang pinggul. Necrosis tulang pinggul dapat disebabkan oleh patah tulang dari pinggul, obat-obat (seperti alkohol atau prednisone dan prednisolone), penyakit-penyakit (seperti systemic lupus erythematosus), dan kondisi-kondisi (seperti transplantasi ginjal).

Nyeri kronis hebat yang progresif bersama dengan perburukan dari fungsi harian yang termasuk berjalan, menaiki tangga-tangga, dan bahkan bangun dari posisi duduk, akhirnya menjadi sebab-sebab untuk mempertimbangkan penggantian total pinggul. Karena sendi-sendi pinggul yang diganti dapat gagal seiring dengan waktu, apakah dan kapan untuk melakukan penggantian total pinggul adalah keputusan-keputusan yang tidak mudah, terutama pada pasien-pasien yang lebih muda. Penggantian umumnya dipertimbangkan setelah nyeri menjadi begitu parah sehingga ia menghalangi fungsi yang normal meskipun dengan penggunaan obat-obat anti peradangan dan/atau nyeri. Penggantian total sendi pinggul adalah prosedur memilih, yang berarti bahwa ia adalah opsi (pilihan) yang dipilih diantara alternatif-alternatif lain. Ia adalah keputusan yang dibuat dengan pengertian dari risiko-risiko dan manfaat-manfaat yang berpotensi. Pengertian yang menyeluruh dari keduanya prosedur dan hasil yang diantisipasi adalah bagian yang penting dari proses membuat keputusan.


Risiko-Risiko Untuk Penggantian Total Pinggul

Risiko-risiko dari penggantian total pinggul termasuk gumpalan-gumpalan darah pada anggota-anggota tubuh bagian bawah yang dapat berjalan ke paru-paru (pulmonary embolism). Kasus-kasus yang parah dari pulmonary embolism adalah jarang namun dapat menyebabkan kegagalan pernapasan dan shock. Persoalan-persoalan lain termasuk kesulitan dengan buang air kecil (kencing), infeksi kulit atau sendi lokal, patah-patah tulang selama dan setelah operasi, luka parut dan pembatasan dari gerakan pinggul, dan pengenduran dari prosthesis yang akhirnya menjurus pada kegagalan prosthesis. Karena penggantian total sendi pinggul memerlukan pembiusan (anesthesia), risiko-risiko yang biasa dari pembiusan berlaku dan termasuk aritmia-aritmia jantung, keracunan hati, dan pneumonia.
Evaluasi Yang Diperlukan Sebelum Operasi

Penggantian total sendi pinggul dapat melibatkan kehilangan darah. Pasien-pasien yang merencanakan menjalani penggantian total pinggul seringkali akan mendermakan darah mereka sendiri (autologous) untuk disimpan untuk transfusi selama operasi. Kalau sampai transfusi darah diperlukan, pasien akan mempunyai keuntungan dari mempunyai darahnya sendiri tersedia, jadi mengecilkan risiko-risiko transfusi darah. Evaluasi sebelum operasi umumnya termasuk peninjauan ulang semua obat-obat yang sedang dikonsumsi oleh pasien. Obat-obat anti-peradangan, termasuk aspirin, seringkali dihentikan satu minggu sebelum operasi karena efek dari obat-obat ini pada fungsi platelet dan penggumpalan darah. Mereka mungkin dilembagakan kembali setelah operasi. Evaluasi-evaluasi sebelum operasi lain termasuk pemeriksaan-pemeriksaan darah yang lengkap, elektrolit-elektrolit (potassium, sodium, chloride, bicarbonate), tes-tes darah untuk fungsi-fungsi ginjal dan hati, analisa urin, x-ray dada, EKG, dan pemeriksaan fisik. Segala indikasi-indikasi dari infeksi, penyakit jantung atau paru yang parah, atau gangguan-gangguan metabolic aktif seperti diabetes yang tidak terkontrol mungkin menunda atau menangguhkan operasi total sendi pinggul.


Akan Seperti Apa Untuk Pasien Setelah Operasi ?

Penggantian total sendi pinggul memakan waktu hampir dua sampai empat jam waktu operasi. Persiapan sebelum operasi mungkin memakan waktu beberapa jam tambahan. Setelah operasi, pasien dibawa ke kamar kesembuhan untuk pengamatan secara langsung yang umumnya berlangsung satu sampai empat jam. Anggota-anggota tubuh bagian bawah akan diamati secara ketat untuk keduanya perasaan dan sirkulasi yang cukup. Jika gejala-gejala yang tidak biasa dari mati rasa atau kesemutan dirasakan oleh pasien, perawat-perawat ruang kesembuhan tersedia dan harus diberitahu oleh pasien. Setelah keadaan stabil, pasien dipindahkan ke kamar rumah sakit.

Selama periode kesembuhan yang segera, pasien-pasien diberikan cairan-cairan intravena. Cairan-cairan intravena adalah penting untuk mempertahankan elektrolit-elektrolit pasien serta untuk memasukan antibitotik-antibiotik. Pasien-pasien juga akan mencatat tabung-tabung yang mengalirkan cairan dari tempat-tempat luka operasi. Jumlah dan karakter dari pengaliran adalah penting untuk dokter dan dapat dimonitor secara ketat oleh perawat yang bertugas. Pakaian diaplikasikan pada ruang operasi dan akan tetap pada tempatnya untuk dua sampai empat hari untuk kemudian dirubah oleh ahli bedah dan staff yang bertugas.

Obat-obat pengontrol nyeri umumnya diberikan melalui patient-controlled-analgesia (PCA) pump dengan mana pasien-pasien dapat benar-benar memasukan dosis obat-obat mereka sendiri atas permintaannya. Obat-obat nyeri adakalanya dapat menyebabkan mual, dan muntah. Obat-obat anti-mual mungkin kemudian diberikan.

Langkah-langkah diambil untuk mencegah gumpalan-gumpalan darah pada anggota-anggota tubuh bagian bawah. Pasien-pasien ditempatkan dalam selang yang elastis (TEDs) setelah operasi. Kaos-kaos kaki penekan (compression stockings) seringkali ditambahkan yang bekerja dengan menekan dengan udara yang bersirkulasi dalam kantong-kantong plastik yang dibungkus sekeliling tungkai-tungkai (legs), memaksa sirkulasi darah. Paisen-pasien didorong untuk secara aktif mengolahragakan anggota-anggota tubuh bagian bawah dalam rangka untuk mengerahkan darah vena pada anggota-anggota tubuh bagian bawah untuk mencegah gumpalan-gumpalan darah. Obat-obat seringkali diberikan untuk mengencerkan darah dalam rangka untuk mencegah lebih jauh gumpalan-gumpalan darah.

Pasien-pasien mungkin juga mengalami kesulitan membuang air kecil (kencing). Kesulitan ini dapat menjadi efek sampingan dari obat-obat yang diberikan untuk nyeri. Sebagai akibatnya, kateter-kateter seringkali ditempatkan kedalam kantong kemih untuk mengizinkan aliran urin yang normal.

Segera setelah operasi, pasien-pasien didorong untuk sering melakukan pernapasan yang dalam dan membatuk dalam rangka mencegah kebuntuan paru dan keruntuhan dari saluran-saluran udara kecil pada paru-paru. Pasien-pasien juga diberikan "blow bottle", dengan mana peniupan yang aktif terhadap tahanan mempertahankan bukaan (mulut) dari jalan-jalan lintasan pernapasan.

Apa Yang Terlibat Pada Proses Rehabilitasi Setelah Penggantian Total Sendi pinggul ?

Setelah operasi penggantian total sendi pinggul, pasien-pasien seringkali memulai terapi fisik segera ! Pada hari pertama setelah operasi, adalah umum untuk memulai beberapa terapi fisik minor ketika duduk pada kursi. Akhirnya, rehabilitasi menyertakan melangkah, berjalan, dan memanjat. Pada awalnya, alat-alat pendukung seperti walker atau tongkat-tongkat ketiak digunakan. Nyeri dimonitor ketika latihan berjalan. Beberapa derajat ketidaknyamanan adalah normal. Adalah seringkali sangat memuaskan untuk pasien untuk mencatat, bahkan sejak dini, pembebasan yang substansiil (besar) dari nyeri sebelum operasi untuknya penggantian total pinggul dilakukan.

Terapi fisik adalah sangat penting dalam hasil keseluruhan dari segala operasi penggantian sendi. Tujuan-tujuan dari terapi fisik adalah untuk mencegah contractures, memperbaiki pendidikan pasien, dan menguatkan otot-otot sekitar sendi pinggul melalui latihan-latihanyang terkontrol. Contractures berakibat dari luka parut dari jaringan-jaringan sekitar sendi. Contractures tidak mengizinkan batasan gerakan sepenuhnya dan oleh karenanya menghalangi mobilitas dari sendi yang digantikan. Pasien-pasien diperintahkan untuk tidak menegangkan sendi pinggul dengan mengangkat yang berat atau aktivitas-aktiyitas lain yang tidak biasa di rumah. Teknik-teknik spesifik dari memposturkan tubuh, duduk, dan menggunakan tempat duduk toilet yang naik dapat sangat bermanfaat. Pasien-pasien diperintahkan untuk tidak menyilangkan anggota tubuh bagian bawah yang dioperasi melewati garis tengah tubuh (tidak menylangkan tungkai diatas tungkai lainnya) karena risiko dislokasi (pemindahan) dari sendi yang diganti. Mereka tidak didorong untuk membengkok pada pinggag dan diperintahkan untuk menggunakan bantal antara tungkai-tungkai ketika berbaring pada sisi yang tidak dioperasi dalam rangka mencegah anggota tubuh bagian bawah yang dioperasi menyilang melewati garis tengah tubuh. Pasien-pasien diberikan program-program latihan rumah untuk menguatkan otot-otot sekitar pantat dan paha. Kebanyakan pasien-pasien menghadiri terapi fisik rawat jalan untuk suatu periode waktu sementara menyertai latihan-latihan rumah secara teratur kedalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ahli-ahli terapi juga adalah bagian dari proses rehabilitasi. Ahli-ahli terapi ini meninjau ulang tindakan-tindakan pencegahan dengan pasien-pasien yang behubungan dengan aktivitas-aktivitas setiap hari. Mereka juga mendidik pasien-pasien tentang alat adaptip (yang dapat menyesuaikan) yang tersedia dan cara-cara yang benar untuk melakukan "ADL's" atau aktivitas-aktivitas kehidupan harian mereka.

Instruksi-Instruksi Lain Apa Sesudah Operasi Yang Diberikan Pada Pasien-Pasien Dengan Penggantian Total Sendi Pinggul ?

Pasien-pasien akan terus menerus menggunakan alat-alat pendukung seperti yang dimonitor dan direkomendasikan oleh terapis-terapis dan dokter yang bertugas. Obat-obat kelihatannya diberikan untuk lebih jauh mencegah gumpalan-gumpalan darah pada tungkai-tungkai (legs). Ini termasuk obat-obat warfarin (Coumadin) atau aspirin. Adakalanya, heparin (enoxaparin [Lovenox]) dapat diberikan dengan suntikan sendiri. Obat-obat diberikan untuk nyeri, tidur, dan adakalanya untuk relaksasi (pengenduran) otot.

Secara berangsur-angsur, pasien-pasien menjadi lebih percaya diri dan kurang tergantung pada alat-alat pendukung. Pasien-pasen diperintahkan untuk mencari tanda-tanda infeksi termasuk pembengkakan, kehangatan, kemerahan, atau nyeri yang meningkat pada atau sekitar tempat operasi. Pasien harus memberitahu tempat praktek dokter segera jika perubahan-perubahan ini tercatat atau jika ada luka pada pinggul. Tempat luka akan diperiksa secara teratur oleh dokter yang betugas. Jahitan-jahitan, yang biasanya di-staples, dikeluarkan beberapa minggu setelah operasi.
Bagaimana Pasien-Pasien Dapat Melindungi Penggantian Total Sendi Pinggul Dalam Jangka Panjang ?

Pendidikan pasien adalah penting untuk memastikan umur panjang dari pinggul yang diganti. Latihan-latihan yang berat seperti berlari atau olahraga-olahraga kontak badan tidak dianjurkan, karena aktivitas-aktivitas ini dapat melukai kembali pinggul yang telah diganti. Berenang adalah ideal dalam memperbaiki kekuatan otot, dan memajukan mobilitas dan daya tahan.

Pasien-pasien harus sadar dan memberitahu pemberi-pemberi perawatan siapa saja bahwa mereka mempunyai sendi buatan. Antibiotik-antibiotik direkomendasikan selama prosedur-prosedur invasif apa saja, apakah operasi, urological, gastroenterological, atau dental. Infeksi-infeksi ditempat lain dalam tubuh harus juga dirawat untuk mencegah pembibitan infeksi kedalam sendi. Ini adalah penting karena bakteri-bakteri dapat lewat melalui aliran darah dari tempat-tempat ini dan menyebabkan infeksi dari prosthesis pinggul.

Operasi penggantian sendi pinggul adalah salah satu operasi-operasi sendi yang paling sukses yang dilakukan sekarang ini. Pada pasien-pasien yang dipilih dengan baik, yang adalah calon-calon yang tepat untuk penggantian total pinggul, prosedur bertahan paling sedikit 15 tahun pada hampir 95% dari pasien-pasien. Hasil-hasil jangka panjang telah membaik dengan mengesankan dengan alat-alat dan teknik-teknik baru. Masa depan akan menyediakan teknik-teknik yang lebih baru yang akan lebih jauh memperbaiki hasil-hasil pasien dan mengurangi potensi untuk komplikasi-komplikasi.

Peripheral Blood Stem Cell Transplantation

Definisi Peripheral Blood Stem Cell Transplantation

Peripheral blood stem cell transplantation adalah teknik baru dimana stem cells diperoleh dari darah pasien dan digunakan dalam transplantasi sumsum tulang (bone marrow).
Definisi Stem Cells

Stem cells adalah sel-sel yang kecil dan bundar dengan squat nucleus dan scant surrounding cytoplasm. Meskipun tidak luar biasa dalam penampakannya, stem cells dapat melakukan apa yang disebut "acts of biological resurrection."
Yang Dilakukan Stem Cells

Sementara tipe-tipe lain dari sel-sel dalam tubuh mempunyai jangka hidup yang terbatas dan mati setelah membelah angka dari waktu-waktu mereka yang diberkati, stem cell dapat reproduksi selamanya. Stem cell adalah abadi (dalam istilah-istilah cellular). Stem cell dapat membatalkan keabadiannya dan berubah kedalam sel darah yang biasa, sel darah merah (erythrocyte), sel darah putih (leukocyte),atau sel yang besar (megakaryocyte) yang membagi-bagi kedalam platelet-platelet yang diperlukan untuk pembekuan atau penggumpalan darah.
Nilai Dari Stem Cells Untuk Transplantasi

Jumlah yang relatif kecil dari sel-sel induk (stem cells) dapat dengan ajaib mendiami kembali seluruh sumsum tulang, menyediakan pasokan yang tak ada habis-habisnya dari stem cells, membuat kembali seluruh perbendaharaan dari sel-sel darah, dan memugar kembali sistim imun.
Dari Mana Datangnya Stem Cells Untuk Transplantasi

Dibawah keadaan-keadaan yang normal, stem cells jarang terlihat dalam aliran darah. Untuk merekrut cukup stem cells kedalam darah, stem cells dipancing keluar dari sumsum tulang dengan regimen khusus dari obat-obat dan dibujuk kedalam memasuki darah tepi (aliran darah).
Mengeluarkan Stem Cells Dari Darah

Darah disaring melalui mesin dan stem cells diambil. Pengeluaran dari sel-sel diistilahkan pheresis atau apheresis (dari Greek "aphairesis" untuk mengeluarkan). Stem cells kemudian mungkin digunakan langsung untuk transplantasi sumsum tulang atau disimpan dalam cairan nitrogen sampai diperlukan.
Persiapan Pasien Untuk Transplantasi

Sebelum transplantasi dilakukan, pasien menerima kemoterapi dosis tinggi dan/atau terapi radiasi untuk menghancurkan sel-sel yang sakit (sel-sel leukemia, sel-sel lymphoma, sel-sel tumor yang padat, sel-sel sistim imun yang sakit pada scleroderma, dan seterusnya). Stem cells kemudian dikembalikan pada pasien, dimana mereka dapat menghasilkan darah baru dan sel-sel imun dan menggantikan sel-sel yang dihancurkan oleh perawatan.
Bagaimana Sebenarnya Transplantasi Dilakukan ?

Preparasi stem-cell diinfuskan kedalam vena dan, sekali didalam aliran darah, stem cells bekerja seperti burung-burung merpati rumah dan menuju langsung ke ruang sumsum tulang.

Endometrial Ablation

Definisi Endometrial Ablation

Endometrial ablation adalah penghancuran jaringan-jaringan pelapis dari kandungan (uterus) yang dikenal sebagai endometrium secara operasi. Endometrial ablation adalah satu tipe dari perawatan untuk perdarahan kandungan yang abnormal.
Mengapa Dilakukan Endometrial Ablation ?

Endometrial ablation adalah perawatan untuk perdarahan yang abnormal dari uterus yang disebabkan oleh kondisi yang tidak berbahaya (bukan kanker). Endometrial ablation adalah tidak cukup untuk perawatan dari perdarahan yang disebabkan oleh kanker kandungan, karena sel-sel kanker mungkin telah tumbuh kedalam jaringan-jaringan yang lebih dalam dari kandungan (uterus) dan tidak akan dikeluarkan dengan prosedur ini.

Endometrial ablation hanya dilakukan pada wanita yang tidak hamil yang tidak merencanakan menjadi hamil di masa depan. Ia harus tidak dilakukan jika wanita mempunyai infeksi yang aktif dari saluran genital. Endometrial ablation bukan terapi garis pertama untuk perdarahan yang berat dan harus hanya dipertimbangkan jika terapi-terapi medis dan hormon telah menjadi tidak cukup untuk mengontrol perdarahan.
Melakukan Endometrial Ablation

Sebelum prosedur, seorang wanita perlu mempunyai endometrial sampling (biopsi) yang dilakukan untuk menyampingkan kehadiran dari kanker. Studi-studi pencitraan (imaging) dan/atau visualisasi langsung dengan hysteroscope (alat penglihat yang diterangi yang dimasukan untuk melihat bagian dalam dari uterus) adalah perlu untuk menyampingkan kehadiran dari polip-polip atau tumor-tumor jinak dari kandungan (fibroid-fibroid) dibawah jaringan-jaringan pelapis uterus. Polip-polip dan fibroid-fibroid adalah penyebab-penyebab yang mungkin dari perdarahan yang berat yang dapat dengan mudah dikeluarkan tanpa keperluan untuk ablation dari seluruh endometrium. Sungguh, kemungkinan kehamilan harus dikesampingkan, dan alat-alat kontrasepsi dalam kandungan atau intrauterine contraceptive devices (IUDs) harus dikeluarkan sebelum mempertimbangkan endometrial ablation.

Terapi hormon mungkin diberikan berminggu-minggu sebelum prosedur (terutama pada wanita-wanita yang lebih muda), dalam rangka untuk menyusutkan endometrium ke tingkat dimana terapi ablation mempunyai kemungkinan sukses yang lebih besar; karena lebih tipis endometrium, lebih besar kesempatan-kesempatan untuk ablation yang sukses.

Untuk memulai prosedur, mulut cervix dilebarkan untuk mengizinkan jalan lintasan dari alat-alat kedalam rongga uterine (kandungan). Prosedur-prosedur yang berbeda telah digunakan dan semuanya adalah sama efektif untuk menghancurkan jaringan pelapis kandungan. Ini termasuk laser beam, elektrik, pembekuan (freezing), pemanasan (heating), atau energi microwave.

Pilihan dari prosedur tergantung pada sejumlah faktor-faktor, termasuk:

* preferensi (pilihan) dan pengalaman dari ahli bedah,
* kehadiran dari fibroid-fibroid, ukuran dan bentuk dari uterus (kandungan),
* apakah ada atau tidak ada pengobatan sebelum perawatan diberikan, dan
* tipe dari anesthesia (pembiusan) yang diinginkan oleh pasien.

Tipe dari anesthesia yang diperlukan tergantung pada metode yang digunakan, dan beberapa prosedur-prosedur endometrial ablation dapat dilakukan dengan pembiusan yang minimal selama kunjungan praktek. Yang lain-lain mungkin dilakukan pada departemen operasi pasien rawat jalan.


Risiko-Risiko Dan Komplikasi-Komplikasi Dari Endometrial Ablation

Komplikasi-komplikasi dari prosedur adalah tidak umum namun mungkin termasuk:

* perforation (pelubangan) yang tidak sengaja dari kandungan (uterus),
* robekan-robekan atau kerusakan pada mulut cervix (mulut kandungan), dan
* infeksi, perdarahan, dan luka-luka bakar pada uterus atau usus-usus.

Pada kasus-kasus yang jarang, cairan yang digunakan untuk melebarkan uterus selama prosedur dapat diserap kedalam aliran darah, yang menjurus pada cairan dalam paru-paru (pulmonary edema).

Beberapa wanita-wanita mungkin mengalami pertumbuhan kembali dari endometrium dan memerlukan operasi lebih jauh (lihat dibawah).

Efek-efek sampingan minor dari prosedur dapat terjadi untuk beberapa hari, termasuk kejang (seperti kejang-kejang menstruasi), mual, dan buang air kecil yang sering untuk 24 jam. Kotoran yang berair bercampur dengan darah mungkin hadir untuk beberapa minggu setelah prosedur dan dapat menjadi parah untuk beberapa hari pertama.
Prognosis (Harapan) Setelah Endometrial Ablation

Mayoritas dari wanita-wanita yang menjalani endometrial ablation melaporkan pengurangan yang sukses pada perdarahan yang abnormal. Sampai setengah dari wanita-wanita akan menghentikan mempunyai periode-perode setelah prosedur. Bagaimanapun, studi-studi telah menunjukan bahwa 6% sampai 25% dari wanita-wanita melaporkan bahwa pola perdarahan mereka tidak berubah satu tahun setelah prosedur, dan beberapa wanita-wanita akan memerlukan operasi lebih jauh (re-ablation atau hysterectomy) untuk mengontrol perdarahan. Kira-kira 10% dari wanita-wanita yang mempunyai endometrial ablation akan akhirnya mempunyai hysterectomy.

Meskipun prosedur mengeluarkan lapisan kandungan dan secara khas berakibat pada ketidaksuburan (kemandulan), ia harus tidak dipertimbangkan sebagai tindakan pengontrolan kelahiran, karena kehamilan dapat tetap terjadi dari bagian kecil dari endometrium yang tertinggal ditempat atau telah tumbuh kembali. Pada kasus ini mungkin ada persoalan-persoalan yang parah dengan kehamilan, dan prosedur harus tidak pernah dilakukan jika wanita mungkin menginginkan kehamilan di masa depan.

CHIROPRACTIC

Apakah Yang Buruk Melebihi Yang Baik ?

Banyak orang-orang pergi ke chiropractor-chiropractor untuk membebaskan nyeri punggung (back pain). Namun ada sebab untuk kehati-hatian. Banyak dari apa yang dilakukan chiropractors adalah omong kosong, dan mereka seringkali memberi keterangan yang salah kepada pasien-pasien mereka.

Apakah anda perlu untuk mengunjungi chiropractor ? Banyak orang-orang pikir mereka perlu. Tepat seperti setiap orang memikirkan chiropractor ketika nyeri punggung disebutkan. Ada bukti yang pantas dipertimbangkan bahwa manipulasi spine (tulang belakang) dapat membantu membebaskan beberapa tipe-tipe dari nyeri leher dan punggung. Namun manipulasi leher dapat menjadi berbahaya. Dan menurut studi yang dipublikasikan pada tanggal 8 oktober, 1998, New England Journal of Medicine, manipulasi spine mungkin adalah tidak lebih efektif daripada terapi fisik dalam merawat nyeri punggung dan hanya sedikit sekali lebih efektif daripada mengikuti instruksi buku panduan membantu diri sendiri. Jadi bagaimana tentang perawatan chiropractic ? Haruskah anda -- atau anggota keluarga anda mana saja -- pergi ke chiropractor ?

Tidak ada keraguan bahwa pembebasan nyeri punggung yang dramatik akan adakalanya terjadi ketika manipulasi digunakan untuk membuka sendi tulang belakang yang terikat. Banyak orang-orang dengan nyeri belakang yang akut atau kronis mengalami pembebasan gejala-gejala ketika spine dikendurkan dengan manipulasi yang dilakukan oleh chiropractor, osteopath, terapis fisik, atau orthopedist. Manipulasi adalah yang paling siap tersedia dari chiropractors, bagaimanapun, dan laporan yang dikeluarkan oleh RAND Corporation menyatakan bahwa 94% dari manipulasi seperti itu di Amerika dilakukan oleh chiropractors [2]. Untuk sebab ini, banyak orang-orang yang mempunyai nyeri belakang (back pain) akan mengunjungi praktek chiropractic dimana mereka akan mengalami manipulasi spine untuk pertama kalinya.

Survey dari pembaca-pembaca laporan-laporan konsumen yang dipublikasikan di bulan Mei 2000 menemukan bahwa 35% dari 46,860 responden telah menggunakan terapi-terapi alternatif untuk keberagaman dari persoalan-persoalan, 40% dari mereka mendapatkan perawatan chiropractic untuk nyeri belakang [3]. Pasien-pasien nyeri belakang menilai massage jaringan yang dalam, perawatan chiropractic, latihan, dan terapi fisik (dalam urutan itu) adalah lebih efektif daripada obat-obat yang diresepkan, acupuncture, obat-obat bebas resep, dan bentuk-bentuk lain dari perawatan.

Sungguh-sunggu, banyak orang-orang dengan nyeri belakang (back pain) pergi ke chiropractors, dan kebanyakan dari mereka puas dengan perawatan yang mereka terima. Namun banyak yang tidak sadar atas kontroversi dan omong kosong yang berhubungan dengan beberapa bentuk-bentuk dari perawatan chiropractic dan seringkali menjadi korban-korban dari informasi yang salah.
Teori Dari Chiropractic

Sekarang umumnya diterima bahwa manipulasi spine (tulang belakang) dapat membebaskan beberapa dari tipe-tipe nyeri belakang (back pain). Kebanyakan chiropractors mengakui melakukan lebih banyak daripada hanya merawat nyeri belakang, bagaimanapun. Melekat pada teori yang secara ilmiah ditolak bahwa salah baris (dislokasi) dari vertebrae atau "subluxated" vertebrae menyebabkan "gangguan syaraf (nerve interference)" yang berakibat pada penyakit atau kesehatan yang sakit, banyak chiropractor-chiroptactor menggunakan "spinal adjustments (penyesuaian-penyesuaian tulang belakang)" untuk merawat penyakit dan infeksi serta nyeri belakang. Association of Chiropractic Colleges menyokong dukungan untuk teori ini pada tahun 1996 ketika presiden-presiden dari semua 16 North American chiropractic colleges mencapai konsensus dan mengeluarkan kertas posisi yang menyatakan bahwa "Chiropractic memberi perhatian pada pemeliharaan dan pemulihan kesehatan, dan mengfokuskan perhatian utama pada subluxation." [4].

Profesi chiropractic terus menerus menegaskan dirinya sebagai metode pembetulan subluxations (dislokasi-disklokasi) untuk memulihkan dan memelihara kesehatan, meskipun faktanya bahwa tidak ada studi-studi ilmiah untuk mengindikasikan bahwa salah penjajaran (misalignment) vertebrae atau persoalan lain apa saja pada spine (tulang belakang) adalah penyebab dari penyakit atau infeksi. Mendasarkan perawatan mereka pada teori dislokasi vertebra (vertebral subluxation theory), banyak chiropractor-chiropractor mengakui menjadi dokter-dokter perawatan primer yang mampu merawat dan mencegah lingkup yang luas dari penyakit-penyakit manusia (dan hewan).

Beberapa chiropractor-chiropractor menasehati bahwa penyesuaian-penyesuaian spine (tulang belakang) harus mulai pada waktu kelahiran untuk mengkoreksi dislokasi-dislokasi (subluxations) yang disebabkan oleh "trauma kelahiran". Seluruh keluarga mungkin dinasehati untuk menjalani penyesuaan-penyesuaian spine yang teratur seumur hidup dalam rangka untuk memelihara kesehatan yang optimum dengan "mempertahankan spine dalam garis". Beberapa chiropractor-chiropractor spesialisasi pada chiropractic anak-anak (pediatrics). Menurut American Chiropractic Association, 10% dari kunjungan-kunjungan pasien ke chiropractor-chiropractor dibuat oleh anak-anak dan kaum remaja yang dirawat untuk penyakit-penyakit semacam seperti otitis media, asma, alergi-alergi, kolik anak-anak (infantile colic), dan enuresis (ngompol)[5]. Artikel pada bulan April tahun 2000 Archives of Pediatric and Adolescent Medicine memperingatkan bahwa perawatan chiropractic anak seringkali tidak konsisten dengan petunjuk-petunjuk medis yang direkomendasikan [6]. "Ketika saya merenungkan chiropractor merawat bayi berumur 2 minggu dengan demam", kata pengarang pada komentar dipinggir, "saya mendapat sakit kepala yang gigantik".

Studi-studi yang dilakukan oleh chiropractor-chiropractor dan dipublikasikan dalam "peer reviewed" chiropractic journals seringkali merekomendasikan perawatan untuk kondisi-kondisi semacam infantile colic dan asma. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics misalnya, menyimpulkan bahwa "Manipulasi spine adalah efektif dalam membebaskan infantile colic" [7] -- kesimpulan yang tidak dikonfirmasi dengan penelitian yang dapat dipercaya dan tidak bias (menyimpang) dan baru-baru ini disangkal oleh studi yang didisain dengan baik oleh team peneliti Norwegi [8].

Ketika penelit-peneliti medis menguji manipulasi chiropractic sebagai perawatan dari asthma pada anak-anak, mereka melaporkan bahwa "tambahan dari manipulasi spine chiropractic pada perawatan medis yang biasa tidak menyediakan manfaat" [9]. Meskipun manipulasi chiropractic dapat bermanfaat dalam perawatan dari beberapa tipe-tipe dari nyeri leher dan nyeri belakang, saya selalau menasehati orang-orang tua untuk tidak membawa bayi-bayi dan anak-anak mereka ke chiropractor, karena risikonya mungkin melebihi segala manfaatnya.
Batasan-Batasan Dari Chiropractic

Karena chiropractor-chiropractor bekerja pada belakang (punggung), kebanyakan orang-orang berpikir chiropractor sebagai spesialis belakang. Namun ketika korban-korban nyeri belakang mengunjungi praktek chiropractic, mereka mungkin diberikan pamflet-pamflet (surat-surat selebaran) yang menyarankan bahwa perawatan chiropractic juga bermanfaat untuk asma, infantile colic, infeksi telinga, gangguan-gangguan pencernaan, dan rombongan besar dari persoalan-persoalan organik atau visceral. Ada banyak chiropractor-chiropractor yang bagus yang melakukan pekerjaan yang baik merawat nyeri belakang (back pain), namun sedikit yang secara sukarela membatasi perawatan mereka pada perawatan nyeri belakang/punggung. College-college (fakultas-fakultas) chiropractic masih mengajari teori bahwa menggunakan penyesuaian spine untuk mengkoreksi dislokasi-dislokasi vertebrae (vertebral subluxations) akan memulihkan dan memelihara kesehatan. Sampai anda melihat chiropractor yang telah direkomendasikan oleh spesialis orthopedik atau yang bekerja dengan dokter-dokter dalam klinik nyeri belakang, kesempatan anda menemukan chiropractor yang dibatasi secara tepat adalah kecil. Konsumen-konsumen yang terinformasi secara buruk mungkin tidak tahu menarik garis dimana ketika mereka mengunjungi chiropractor.

"Bahwa manipulasi spine sedikit banyaknya adalah terapi simptomatik yang efektif untuk beberapa pasien-pasien dengan nyeri belakang bagian bawah yang akut, saya percaya, tidak lagi diperdebatkan", kata editorial dalam the New England Journal of Medicine [10]. Namun "nampaknya ada sedikit bukti untuk mendukung nilai dari manipulasi spine untuk kondisi-kondisi yang bukan musculoskeletal. Untuk sebab ini, saya pikir sekarang ini adalah tidak tepat untuk mempertimbangkan chiropractic sebagai alternatif yang berdasar luas pada perawatan medis tradisional".

Paling sedikit lima petunjuk-petunjuk dan surat-surat ptotes harus diamati ketika mencari perawatan chiropractic untuk nyeri punggung (belakang).

1. Waspada

Cari chiropractor yang secara terbuka menyatakan bahwa prakteknya terbatas pada perawatan dari persoalan-persoalan neuromusculoskeletal yang mempunyai asal mekanik. Anggota-anggota dari kelompok kecil yang disebut National Association of Chiropractic Medicine (NACM) telah secara terbuka mencela teori dislokasi chiropractic (chiropractic subluxation theory), namun kesempatan menemukan NACM chiropractor dalam komunitas anda adalah kecil. Anda mungkin juga menemukan chiropractor yang cocok dari direktori yang dipasang di Chirobase.org. Jika anda tidak dapat menemukan chiropractor yang adalah spesialis neuromusculoskeletal atau yang bekerja di klinik nyeri belakang sebagai anggota dari team perawatan belakang, anda harus waspada sebagai konsumen yang terinformasi jika anda ingin melindungi diri anda dari kebohongan yang berhubungan dengan perawatan chiropractic. Ada banyak prosedur-prosedur dan teknik-teknik chiropractic yang anda harus hindari -- beberapa darinya adalah berbahaya serta menghabiskan waktu dan uang.
2. Cari Manipulasi Yang Tepat

Manipulasi spine yang dilakukan dengan benar selalu dilakukan dengan tangan. Chiropractor-chiropractor yang percaya bahwa vertebrae yang sedikit salah baris (penjajaran) dapat menyebabkan penyakit seringkali menggunakan mesin-mesin atau palu-palu kecil berisi per yang digenggam untuk menepuk vertebrae yang salah baris balik kedalam tempatnya. Survei tahun 1998 oleh National Board of Chiropractic Examiners menemukan bahwa 62.8% dari responden-responden yang disurvei mengatakan mereka menggunakan Activator mallet (palu) untuk menyesuaikan dislokasi-dislokasi (subluxations) [11]. Chiropractor-chiropractor semacam ini mungkin juga meggunakan alat-alat untuk mengukur panas dan aktivitas elektrik diatas permukaan-permukaan kulit dalam pencarian untuk dislokasi-dislokasi (subluxations). Perawatan satu-satunya yang mereka mungkin tawarkan adalah penyesuaian spine untuk apa saja yang menyakitkan anda. Chiropractor yang bagus yang spesialisasi dalam perawatan persoalan-persoalan neuromusculoskeletal tidak menggunakan alat-alat dan mesin-mesin untuk mendiagnosa dan merawat dislokasi-dislokasi (subluxations). Dan perawatannya tidak terbatas pada penyesuaian spine. Terapi fisik, massage, latihan, istirahat, perawatan di rumah dengan bungkusan panas atau dingin - atau tidak ada perawatan sama sekali - adakalanya adalah lebih tepat daripada manipulasi spine.
3. Hindari Perawatan Yang Tidak Perlu

Sementara episode akut dari nyeri belakang dapat menjadikan tidak mampu dan menakutkan, ingat bahwa kebanyakan nyeri-nyeri belakang hilang dalam dua sampai empat minggu. Setelah istirahat ranjang yang membatasinya beberapa hari, kebanyakan korban-korban nyeri belakang dapat mulai bergerak berkeliling dan secara berangsur-angsur memulai kembali aktivitas-aktivitas normal melalui periode waktu satu atau dua minggu. Jika anda pergi ke chiropractor untuk pembebasan nyeri belakang, anda harus tidak meneruskan perawatan jika nyeri anda memburuk selama minggu pertama atau jika anda tidak lebih baik setelah dua minggu. Jika gejala-gejala anda bertahan setelah satu bulan, cari spesialis orthopedik untuk diagnosis yang definitif. Chiropractor yang cukup berkompeten dalam membuat diagnosis mungkin segera merujuk anda pada spesialis jika bendera-bendera merah tertentu hadir, seperti: demam; sejarah kanker; nyeri belakang yang berkepanjangan yang tidak hilang dengan istirahat; kemungkinan patah tulang yang berakibat dari umur yang lanjut, penggunaan jangka panjang dari steroid-steroid, atau luka parah; dan seterusnya. Pada kasus peregangan yang sederhana, anda mungkin dinasehati bahwa istirahat dan waktu adalah perawatan yang paling baik. Namun anda tidak dapat selalu percaya pada kemampuan diagnostik dari chiropractor. Beberapa chiropractor-chiropractor "menganalisa" spine (tulang belakang) dalam pencarian untuk dislokasi-dislokasi (subluxations) daripada membuat diagnosis. Mereka selalu menemukan subluxations yang memerlukan penyesuaian-penyesuaian spine. Chiropractor-chiropractor semacam itu kurang mungkin menawarkan nasehat yang tepat dan lebih mungkin mensubjekkan anda pada perawatan yang berkepanjangan dan tidak perlu. Waspada jika diagnosis chiropractor anda adalah "subluxated vertebrae (vertebrae yang terdislokasi)". Bahkan lebih waspada lagi jika anda diberikan rencana perawatan yang merekomendasikan kunjungan-kunjungan harian yang secara berangsur-angsur dikurangi dalam frekwensi melaui periode dari beberapa bulan. Rencana-rencana semacam itu biasanya menjurus pada "perawatan pemeliharaan" yang memerlukan satu atau dua perawatan-perawatan setiap bulan untuk sisa hidup anda !
4. Popping Normal Backs

Sebagai aturan umum, perawatan chiropractic, atau perawatan manipulatif untuk nyeri belakang, harus dihentikan ketika gejala-gejala hilang dan anda merasa sehat. Adalah tidak perlu untuk meneruskan dengan penyesuaian-penyesuaian spine yang adakalanya kecuali anda mempunyai persoalan struktural yang menyebabkan nyeri belakang kronis yang dapat dihilangkan untuk sementara dengan manipulasi. Maipulasi yang seringkali dan tidak perlu mungkin melakukan lebih banyak kerugian daripada keuntungan, menyebabkan anda mencari perawatan untuk gejala-gejala yang disebabkan oleh manipulasi. Sendi-sendi spine (tulang belakang) yang normal seringkali membuat suara-suara popping (meletus) ketika permukaan-permukaan sendi dipisahkan dengan kuat oleh manipulasi. Pasien-pasien chiropractic seringkali menafsirkan suara-suara ini sebagai gerakan dari vertebrae yang keluar dari tempatnya. Beberapa chiropractor-chiropractor menggunakan suara popping (meletus) untuk membesarkan hati pasien-pasien untuk kembali untuk penyesuaian-penyesuaian spine yang teratur dalam rangka untuk "memelihara penjajaran vertebrae". Sementara perawatan semacam itu mempunyai efek placebo yang kuat, ia menyesatkan dan cenderung untuk mengabadikan penyakit atau ketakutan sakit.
5. "Spesialis-Spesialis Leher"

Beberapa chiropractor-chiropractor yang berdasarkan pada subluxation percaya bahwa kebanyakan penyakit-penyakit, termasuk nyeri belakang bagian bawah, berhubungan dengan vertebrae yang salah baris (penjajaran) di leher. "Spesialis-spesialis cervical bagian atas" ini selalu menyesuaikan leher, biasanya dua vertebrae puncak di dasar tengkorak. Ini dapat menjadi berbahaya, karena rotasi yang berlebihan dari kepala dan spine cervical bagian atas menempatkan tegangan pada arteri-arteri vertebrae dan dapat berakibat pada luka vascular atau stroke. Ada kasus-kasus khusus dimana manipulasi cervical dapat bermanfaat ketika persoalan-persoalan telah dikesampingkan dan rotasi kepala sewaktu manipulasi tidak melebihi 50 derajat. Namun manipulasi cervical harus tidak pernah dilakukan secara rutin, terutama sebagai tindakan pencegahan-pemeliharaan. Kebanyakan dari kita akan tidak pernah memerlukan manipulasi cervical. Chiropractor-chiropractor cervical bagian atas yang memanipulasi leher dari setiap pasien mereka lihat harus dihindari. Orang-orang yang lebih tua, terutama yang mempunyai penyakit vascular atau yang mungkin sedang mengambil pengencer-pengencer darah, harus tidak menyerah/tunduk pada manipulasi leher dari segala jenis.

Bahaya-Bahaya Dari Manipulasi Leher

Laporan RAND tahun 1996 pada The Appropriateness of Manipulation and Mobilization of the Cervical Spine menaksirkan bahwa stroke dan luka-luka lain yang berakibat dari manipulasi cervical spine terjadi kira-kira 1.46 kali per 1,000,000 manipulasi-manipulasi [12]. Ia juga menyimpulkan bahwa hanya 11.1% dari indikasi-indikasi yang dilaporkan untuk manipulasi cervical dapat dinamakan tepat. Pasien yang menerima manipulasi leher yang teratur, seringkali, dan sama sekali tidak perlu dihadapakan pada risiko yang lebih besar. Karena banyak kasus-kasus stroke yang disebabkan oleh manipulasi cervical masih belum dikenal sebagai itu, studi-studi sedang dilakukan untuk menentukan berapa banyak korban-korban stroke telah mendapatkan manipulasi leher sebelum stroke mereka. Kejadian dari stroke dari manipulasi leher mungkin adalah jauh lebih tinggi daripada yang diindikasikan pada studi-studi masa lalu. Studi oleh Canadian Stroke Consortium, yang dipublikasikan pada tanggal 18 Juli tahun 2000, Canadian Medical Association Journal, contohnya, melaporkan bahwa stroke yang berakibat dari manipulasi leher terjadi pada 28% dari 74 kasus-kasus yang dipelajari [13]. Kasus-kasus lain adalah gerakan leher yang tiba-tiba dari berbagai tipe-tipe. Penemuan yang paling umum adalah vertebral artery dissection (pemisahan atau robekan dari dinding-dinding arteri dengan pembentukan bekuan dan embolism) yang disebabkan oleh gerakan yang tiba-tiba atau rotasi dari dua vertebrae cervical puncak.

Chiropractor-chiropractor umumnya memanipulasi spine cervical bagian atas sebagai perawatan untuk nyeri kepala dan leher. Namun karena nyeri semacam itu dalam dirinya dapat menjadi gejala dari vertebral atau carotid artery dissection, terutama setelah luka, mungkin adalah bijaksana untuk membatalkan manipulasi leher untuk penimbulan yang tiba-tiba dari nyeri kepala atau leher sampai faktor-faktor risiko dapat lebih baik diidentifikasi. Izin atau persetujuan yang telah diinformasikan harus selalu didapatkan dari pasien-pasien yang hampir mau menjalani manipulasi cervical. Pada banyak kasus-kasus, massage, traction, dan bentuk-bentuk lain dari terapi dapat digantikan untuk manipulasi cervical yang diresepkan. Tension headache, contohnya, umumnya dirawat dengan manipulasi leher chiropractic. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association menemukan bahwa manipulasi spine adalah tidak lebih efektif daripada massage dalam membebaskan sakit kepala tegangan yang episodik atau kambuh [14]. Jadi hati-hati. Sampai studi-studi pada manipulasi cervical telah dilengkapi, jangan menyerahkan pada manipulasi leher kecuali anda mempunyai persoalan yang tidal dapat dirawat dengan cara lain. Sakit kepala "cervicogenic" yang kronis, contohnya, dimana nyeri dipindahkan dari sendi-sendi dalam spine cervical, dapat seringkali dibebaskan dengan manipulasi cervical yang tepat. Namun manipulasi semacam itu harus dilakukan hanya setelah diagnosis yang benar telah dibuat dan bentuk-bentuk lain dari perawatan telah gagal.
Intinya

Chiropractor yang baik dapat melakukan banyak untuk membantu anda ketika anda mempunyai nyeri belakang tipe mekanik dan persoalan-persoalan musculoskeletal lain. Namun sampai profesi chiropractic membersihkan aksinya, dan fakultas-fakultasnya secara seragam meluluskan chiropractor-chiropractor yang terbatas secara benar yang berspesialisasi pada persoalan-persoalan neuromusculoskeletal, anda akan harus melakukan kehati-hatian dan keputusan yang terinformasi ketika mencari perawatan chiropractic.
References

1. Cherkin DC and others. A comparison of physical therapy, chiropractic manipulation, and provision of an educational booklet for the treatment of patients with low back pain. New England Journal of Medicine 339:1021-1029, 1998.
2. Shekelle PG and others. The Appropriateness of Spinal Manipulation for Low-Back Pain: Project Overview and Literature Review. Santa Monica, Calif: RAND, 1991, p 3.
3. Consumer Reports Survey. The mainstrearning of alternative medicine. Consumer Reports, May: 17-25, 2000
4. Association of Chiropractic Colleges. A position paper on chiropractic. Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics 19:633-637, 1997.
5. Goertz C. ACA annual statistical survey on chiropractic practice. Journal of the American Chiropractic Association 33:35-41, 1996.
6. Lee A and others. Chiropractic care for children. Archives of Pediatric and Adolescent Medicine 154:401-407, 2000. M
7. Wilberg JM and others. The short-term effect of spinal manipulation in the treatment of infantile colic: A. randomized controlled clinical trial with a blinder observer. Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics 22:517-522, 1999.
8. Olafsdottir E and others. Randomised controlled trial of infantile colic treated with chiropractic spinal manipulation. Archives of Diseases in Childhood 84:138-141, 2001.
9. Balon JP and others. A comparison of active and simulated chiropractic manipulation as adjunctive treatment for childhood asthma. New England Journal of Medicine 339:1013-1020, 1998.
10. Shekelle PG. Editorial: What role for chiropractic in healthcare? New England Journal of Medicine 339(15):1074-1075, 1998.
11. Christensen MG and others. Job Analysis of Chiropractic. Greeley, Colo.: National Board of Chiropractic Examiners, 2000, p 129.
12. Coulter IE and others. The Appropriateness of Manipulation and Mobilization of the Cervical Spine. Santa Monica, Calif: RAND, 1996, pp 18-43.
13. Norris W and others. Sudden neck movement and cervical artery dissection. Canadian Medical Journal 163:38-40, 2000. [PDF}
14. Bove G, Nilsson N. Spinal manipulation in the treatment of episodic tension-type headache: A randomized controlled trial. JAMA 280:1576-1579, 1998.

_________________ Samuel Homola, D.C., practiced chiropractic for 43 years. He is the author of twelve books, including Bonesetting, Chiropractic, and Cultism; Backache: Home Treatment and Prevention; and Muscle Training for Athletes. His book Inside Chiropractic: A Patient's Guide was published by Prometheus Books in 1999. He is now retired and lives in Panama City, Florida, with his wife, Martha. This article is reprinted (with slight modification) with permission from the January/February 2001 issue of Skeptical Inquirer, the magazine of the Committee for the Scientific Investigation of the Paranormal (CSICOP). Quackwatch Home Page