Rabu, 09 Maret 2011

Lumbar Puncture

Definisi Lumbar Puncture (LP)

Lumbar Puncture (LP) adalah penyisipan (penusukan) dari jarum kedalam cairan didalam kanal tulang belakang (spinal canal). Ia diistilahkan "lumbar puncture" karena jarum masuk kedalam bagian lumbar dari punggung.

Nama-nama lain untuk lumbar puncture (LP) temasuk spinal tap, spinal puncture, thecal puncture, dan rachiocentesis.
Mengapa Lumbar Puncture Dilakukan ?

LP paling sering dilakukan untuk mendiagnosa penyakit, yaitu untuk emperoleh sample dari cairan dalam spinal canal (cairan cerebrospinal) untuk pemeriksaan.

LP dapat juga dilakukan untuk merawat penyakit-penyakit. Contohnya, sebagai cara untuk memasukan antibiotik-antibiotik, obat-obat kanker, atau agen-agen anesthetic kedalam spinal canal. Cairan spinal adakalanya dikeluarkan dengan LP untuk tujuan pengurangan tekanan cairan spinal pada pasien-pasien dengan kondisi-kondisi yang tidak umum (seperti misalnya hydrocephalus tekanan normal dan hipertensi intracranial yang tidak berbahaya).
Bagaimana LP Dilaksanakan ?

Pasien secara khas berbaring miring pada sisi untuk prosedur ini. Kurang sering, prosedur dilakukan ketika pasien duduk. LP-lp pada bayi-bayi seringkali dilakukan pada posisi tegak lurus.

Setelah pembius lokal disuntikan kedalam bagian kecil dari punggung (area lumbar), jarum dimasukan diantara blok-blok bangunan yang bertulang (vertebrae) yang berdekatan kedalam spinal canal. (Jarum biasanya ditempatkan antara lumbar vertebrae ketiga dan keempat).
Apa Yang Dilakukan Berikutnya ?

Tekanan cairan tulang belakang (spinal fluid) dapat kemudian diukur dan cairan cerebrospinal (CSF) dikeluarkan untuk pemeriksaan.
Definisi Cerebrospinal Fluid (CSF)

CSF bersirkulasi mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang atau spinal cord (sistim syaraf sentral). "Mandi air" ini bekerja sebagai pendukung dari daya apung untuk otak dan sumsum tulang belakang (spinal cord). Dukungan dari CSF membantu melindungi otak dari luka.

CSF yang normal mengandung beragam kimia-kimia, seperti protein dan gula (glucose), dan sedikit jika ada sel-sel apa saja. Cairan tulang belakang (spinal fluid) juga mempunyai tekanan yang normal ketika pertama kali dikelurakan.

Definisi CSF Normal

Nilai-nilai normal untuk pemeriksaan cairan tulang belakang (spinal fluid) adalah sebagai berikut:

* Protein (15-45 mg/dl)
* Glucose (50-75 mg/dl)
* Jumlah sel (0-5 mononuclear cells)
* Tekanan Awal (70-180 mm)

Nilai-nilai normal ini dapat dirubah oleh luka atau penyakit dari otak, sumsum tulang belakang (spinal cord) atau jaringan-jaringan yang berdekatan. Nilai-nilai secara rutin dievaluasi selama pemeriksaan spinal fluid yang diperoleh dari lumbar puncture. Sebagai tambahan, cairan tulang belakang (spinal fluid) diuji untuk infeksi di laboratorium mikrobiologi.
Penyakit-Penyakit Yang Didiagnosa Dengan Pemeriksaan CSF

Spinal fluid (cairan tulang belakang) yang diperoleh dari lumbar puncture dapat digunakan untuk mendiagnosa banyak penyakit-penyakit penting seperti perdarahan sekitar otak; tekanan yang meningkat dari hydrocephalus; peradangan dari otak, sumsum tulang belakang (spinal cord), atau jaringan-jaringan yang berdekatan (encephalitis, meningitis); tumor-tumor dari otak atau spinal cord, dll. Adakalanya cairan tulang belakang (spinal fluid) dapat mengindikasikan penyakit-penyakit dari sistim imun, seperti multiple sclerosis.
Risiko-Risiko Dari LP

Ketika cairan tulang belakang (spinal fluid) dikeluarkan selama LP, risiko-risiko termasuk sakit kepala, herniasi otak, perdarahan, dan infeksi. Setiap dari komplikasi-komplikasi ini adalah tidak umum dengan pengecualian sakit kepala, yang dapat timbul dari berjam-jam sampai satu hari setelah LP. Sakit-sakit kepala terjadi kurang sering jika pasien tetap berbaring rata 1-3 jam setelah prosedur.
Manfaat-Manfaat Dari LP

Manfaat-manfaat dari LP tergantung pada situasi yang tepat untuk mana ia dilakukan, namun LP dapat menyediakan informasi yang menyelamatkan nyawa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar