Rabu, 09 Maret 2011

Jadwal Imunisasi (Vaksinasi) Masa Kanak-Kanak

Mengapa Kita Memerlukan Vaksin-Vaksin ?

Tidak satupun dari kita ingin melihat anak-anak kita mendapat sakit. Jika kita dapat, kita akan melindungi mereka dari segala penyakit-penyakit, tidak perduli berapa kecil — bahkan pilek-pilek.

Sekarang andaikata anda dapat membuat anak anda aman dari beberapa dari penyekit-penyakit yang paling mematikan dalam sejarah...Dan andaikata bahwa pada saat yang bersamaan anda dapat membantu melindungi anak-anak tetangga anda dan anak-anak lain diseluruh negara dari penyakit-penyakit yang sama...Dan akhirnya, andaikata anda dapat benar-benar membantu menghapus dari dunia beberapa dari penyakit-penyakit ini yang telah membuat cacat dan membunuh anak-anak berabad-abad.

Anda dapat melakukan semua dari hal-hal ini dengan salah satu dari alat-alat kesehatan yang paling mudah namun paling kuat yang pernah dikembangkan. Anda dapat memastikan anak-anak anda mendapat suntikan-suntikan mereka.
Bagaimana Vaksin-Vaksin Bekerja ?

Ketika anda menerima vaksin, ia membantu tubuh anda menciptakan antibodi-antibodi. Antibodi-antibodi adalah pertahanan tubuh yang melawan segala unsur-unsur asing (kuman-kuman). Meskipun tubuh anda dapat menciptakan antibodi-antibodi dengan sendirinya, kebanyakan dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah vaksin menyebabkan penyakit yang parah dan bahkan kematian sebelum cukup antibodi-antibodi dihasilkan.
Jadwal imunisasi (vaksinasi)

Vaksin-vaksin bekerja paling baik ketika mereka diberikan pada umur-umur tertentu. Contohnya, vaksin measles biasanya tidak diberikan sampai seorang anak paling sedikit berumur 1 tahun. Jika diberikan lebih awal dari itu, ia mungkin tidak bekerja baik. Pada sisi lain, vaksin DTaP harus diberikan melalui periode waktu, dalam rentetan dari dosis-dosis yang diwaktukan secara tepat. Lebih banyak informasi tentang penyakit-penyakit spesifik yang terhadapnya anak anda divaksinasi didaftar kemudian dalam artikel ini.

Berikut adalah uraian dari jadwal imunisasi masa kanak-kanak yang rutin. Ia dipublikasikan setiap tahun oleh U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC).


Vaksin-Vaksin Masa Kanak-Kanak Yang Direkomendasikan Dan Pada Umur Berapa Mereka Harus Diberikan
Vaksin Hepatitis B:

1. Dosis pertama pada saat kelahiran sampai dua bulan
2. Dosis kedua pada umur bulan ke 1 sampai bulan ke 4
3. Dosis ketiga pada umur 6 sampai 18 bulan

Vaksin Hib:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 12 sampai 15 bulan

Vaksin Polio:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 sampai 18 bulan
4. Dosis keempat pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin DTaP:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 15 sampai 18 bulan
5. Dosis kelima pada umur 4 sampai 6 tahun
6. DTaP direkomendasikan pada umur 11 tahun

Vaksin Pneumococcal:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan
4. Dosis keempat pada umur 12 sampai 18 bulan

Vaksin Rotavirus:

1. Dosis pertama pada umur 2 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 bulan
3. Dosis ketiga pada umur 6 bulan

Vaksin Hepatitis A:

1. Dosis pertama pada umur 12 bulan
2. Dosis kedua pada umur 18 bulan

Vaksin Influenza:

1. Dosis pertama pada umur 6 bulan (memerlukan booster satu bulan setelah vaksin awal)
2. Setiap tahun sampai berumur 5 tahun (kemudian tahunan jika diindikasi atau diinginkan, sesuai risiko-risiko)

Vaksin MMR:

1. Dosis pertama pada umur 12 sampai 15 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin Varicella:

1. Dosis pertama pada umur 12 sampai 15 bulan
2. Dosis kedua pada umur 4 sampai 6 tahun

Vaksin Meningococcal:

1. Dosis tunggal pada umur 11 tahun

Vaksin Human papillomavirus (hanya gadis-gadis remaja):

1. Dosis pertama pada umur 11 tahun
2. Dosis kedua dua bulan setelah dosis pertama
3. Dosis ketiga enam bulan setelah dosis pertama


Jika Anak Anda Kehilangan Satu Suntikan

Untuk kebanyakan vaksin-vaksin, adalah tidak pernah telat untuk menyusul ketinggalan pada suntikan-suntikan yang terlewatkan. Anak-anak yang melewatkan suntikan-suntikan mereka pada umur 2 bulan dapat memulai dikemudian. Anak-anak yang telah mendapatkan beberapa dari suntikan-suntikan mereka dan kemudian tertinggal jadwal dapat menyusul ketinggalan tanpa harus memulai dari baru. Jika anda mempunyai anak-anak yang tidak diimunisasi ketika mereka masih bayi-bayi, atau mereka yang tertinggal jadwal, hubungi dokter anda atau klinik departemen kesehatan. Mereka akan membantu anak-anak anda diperbarui pada imunisasi-imunisasi mereka.

(Catatan: Jangan menunda imunisasi-imunisasi anak anda hanya karena anda tahu ia dapat menyusul ketinggalan dikemudian. Setiap bulan anak berlalu tanpa imunisasi-imunisasi yang terjadwal adalah bulan dimana anak tidak terlindung sepenuhnya dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah vaksin).
Kombinasi Vaksin-Vaksin

Kombinasi vaksin adalah lebih dari satu vaksin yang terkandung dalam satu suntikan. Dokter-dokter dan orangtua-orangtua kedua-duanya suka mereka karena mereka mengizinkan anak untuk mendapat beberapa vaksin-vaksin sekaligus tanpa harus mendapat banyak suntikan-suntikan. Beberapa vaksin-vaksin kombinasi telah dalam penggunaan (contohnya, MMR, DTaP, Hib/HepB, DTaP/IPV/HepB), dan lebih banyak sedang dalam perkembangan.
Checklist Vaksinasi

Jarang, anak harus menunggu sebelum mendapat vaksin-vaksin tertentu, atau harus tidak mendapatkan mereka sama sekali. Beritahu dokter atau perawat jika apa saja dari ini belaku pada anak anda pada hari ketika kunjungan imunisasi dijadwalkan.

1. Apakah anak anda sakit hari ini ? (Lebih dari selesma umum, nyeri telinga, dan lain-lain.)?
2. Apakah anak anda mempunyai alergi-alergi parah (yang mengancam nyawa) apa saja?
3. Pernakah anak anda mempunyai reaksi yang parah setelah vaksinasi?
4. Apakah anak anda mempunyai sistim imun yang lemah (karena penyakit-penyakit seperti kanker atau obat-obat seperti steroids)?
5. Apakah anak anda telah menerima transfusi atau produk darah lain apa saja baru-baru ini?
6. Apakah anak anda pernah mempunyai convulsions (kekejangan-kekejangan) atau jenis apa saja dari persoalan sistim syaraf?


Penyakit-Penyakit Yang Dapat Dicegah Vaksin
Vaksin Hib

* Vaksin ini melindungi terhadap infeksi dengan bakteri Haemophilus influenzae tipe b.
* Bakteri-bakteri ini menyebabkan meningitis (peradangan dari selaput-selaput penutup yang mengelilingi otak) dan mungkin menyebabkan kerusakan otak. Juga bakteri-bakteri ini dapat menginfeksi darah, sendi-sendi, tulang-tulang, otot-otot, tenggorokan, dan penutup yang mengelilingi jantung. Ini terutama berbahaya untuk bayi-bayi.

Vaksin DTaP

D pada DTaP berdiri untuk Diphtheria

* Corynebacterium diphtheriae adalah bakteri yang menyerang tenggorokan, mulut, dan hidung. Ini adalah penyakit yang sangat menular (mudah didapat), namun kejadian-kejadiannya adalah jarang sejak vaksinnya telah diciptakan.
* Diphtheria dapat membentuk jaringan abu-abu yang mungkin sepenuhnya menutupi saluran udara (windpipe) dan menyebabkan seseorang untuk berhenti bernapas.
* Juga, jika penyakit tidak segera dirawat, ia dapat menyebabkan pneumonia, gagal jantung, atau paralysis (kelumpuhan).

T pada DTaP berdiri untuk Tetanus

* Tetanus adalah infeksi yang disebabkan oleh tipe bakteri yang ditemukan pada metal yang kotor, berbentuk kerikil, dan berkarat. Ia biasanya memasuki tubuh melalui luka.
* Infeksi dengan bakteri tetanus menyebabkan otot-otot kejang (bergerak tiba-tiba). Jika tetanus menyerang otot-otot rahang, ia menyebabkan lockjaw, yang adalah ketidakmampuan untuk membuka dan menutup mulut anda.
* Tetanus dapat juga menyebabkan otot-otot pernapasan kejang, dengan konsekwensi-konsekwensi yang berpotensi fatal.

P pada DTaP berdiri untuk Pertussis

* Bordetella pertussis adalah tipe bakteri yang menyebabkan batuk rejan (whooping cough). Ia menginfeksi saluran-saluran udara dan menghancurkan sel-sel yang bertanggung jawab untuk pembersihan lendir dan puing-puing lain. Ini berakibat pada infeksi yang berhubungan dengan batuk berkepanjangan yang parah dan secara khas "whoop (berbatuk-batuk dengan suara keras)". Batuk dapat berlangsung lebih dari dua bulan dan secara khas menyebabkan penyakit parah pada orang-orang yang sangat muda dan sangat tua.

Vaksin Polio

* Polio disebabkan oleh virus. Ia dapat menyebabkan paralysis (kelumpuhan) dari tungkai-tungkai (legs) dan dada, membuat berjalan dan bernapas sulit atau tidak memungkinkan.
* Gejala-gejala pertama dari polio adalah demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan leher yang kaku. Polio adalah sangat jarang di Amerika sejak vaksin menjadi tersedia.

Vaksin MMR

M pertama pada MMR berdiri untuk Measles

* Measles adalah virus yang sangat menular (mudah didapat) yang menyebabkan demam yang tinggi, batuk, dan ruam kulit yang bernoda diseluruh tubuh. Ia mungkin juga menyebabkan infeksi-infeksi telinga dan pneumonia.

M kedua pada MMR berdiri untuk Mumps

* Mumps adalah virus yang menyebabkan kelenjar-kelenjar air liur yang menyakitkan dan membengkak, yang ada dibawah rahang, serta demam dan sakit kepala.
* Mumps juga mungkin menyebabkan persoalan-persoalan yang serius termasuk meningitis atau kehilangan pendengaran. Ia dapat menyebabkan peradangan dari testicles (orchitis) pada laki-laki.

R pada MMR berdiri untuk Rubella

* Rubella, juga dikenal sebagai German measles, disebabkan oleh virus. Ia paling berbahaya untuk wanita-wanita yang hamil. Rubella dapat menyebabkan ibu mempunyai keguguran atau melahirkan bayi dengan penyakit jantung, kebutaan, kehilanga pendengaran, atau persoalan-persoalan belajar.
* Rubella adalah penyakit yang cukup ringan pada anak-anak.

Vaksin Hepatitis B

* Hepatitis B adalah virus yang menyebabkan peradangan hati. Tanda-tanda dan gejala-gejala adalah kelelahan yang sangat dan jaundice (semua bagian-bagian yang putih dari tubuh anda, seperti mata-mata, gigi-gigi dan kuku-kuku, berubah kuning). Ia mungkin menyebabkan hati untuk berhenti bekerja dan telah dihubungkan dengan infeksi seumur hidup, gagal hati, kanker hati, dan bahkan kematian.

Vaksin Varicella

* Varicella adalah virus yang menyebabkan chickenpox (cacar air). Ia menyabakan ruam yang gatal dan demam. Anda dapat memperolehnya dari seseorang yang telah memperolehnya jika anda menyentuh melepuhan (blister) yang terbuka pada kulit orang itu atau jika orang itu bersin atau batuk sekitar anda. Infeksi varicella, meskipun biasanya dipercayai adalah ringan, juga menyebabkan pneumonia (infeksi-infeksi paru) dan encephalitis (infeksi-infeksi otak).

Vaksin Pneumococcal

* Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang menyebabkan pneumonia (infeksi paru), sepsis (infeksi darah), dan infeksi-infeksi lain. Ia sangat berbahaya pada orang-orang yang sangat muda dan sangat tua.

Vaksin Hepatitis A

* Hepatitis A adalah virus serupa pada hepatitis B. Penularan terjadi dengan berkontak dengan makanan atau minuman yang terkontaminasi. Gejala-gejala awal dari penyakit adalah nonspesifik dan mungkin termasuk demam, diare, dan nyeri perut. Ia menyebabkan penyakit hati akut. Ia dapat mempengaruhi siapa saja pada umur berapa saja, dan di Amerika, ia dapat terjadi sebagai kasus-kasus terisolasi atau bahkan pada epidemi-epidemi (wabah-wabah).

Vaksin Meningococcal

* Neisseria meningitidis adalah bakteri yang menyebabkan meningitis (infeksi otak), sepsis (infeksi darah), dan infeksi-infeksi lain. Ia adalah infeksi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan seizures dan kematian. Seringkali perjangkitan-perjangkitan terjadi pada wabah-wabah (epidemi-epidemi).

Vaksin Rotavirus

* Rotavirus adalah virus yang menyebabkan diare yang parah pada bayi-bayi yang sangat muda. Ia menyebabkan lebih dari 55,000 rawat inap di rumah sakit setiap tahun di Amerika dan lebih dari 600,000 kematian-kematian diseluruh dunia. Anak-anak dengan virus ini mengembangkan muntah dan diare yang berair, yang menyebabkan mereka menjadi terdehidrasi.

Vaksin Human papillomavirus

* Human papillomaviruses menyebabkan kutil-kutil genital dan kanker cervix (kanker yang didiagnosa dengan pengujian Pap yang teratur). Setiap tahun, lebih dari 10,000 wanita-wanita mengembangkan kanker cervix yang invasif, dan hampir 4,000 meninggal dari penyakit ini.

Vaksin Influenza

* Influenza adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan yan parah. Ada dua tipe-tipe utama, A dan B. Setiap tahun, vaksin influenza baru diperlukan karena kecenderungan virus untuk bemutasi (berubah). Flu, seperti penyakit umumnya disebut, menyebabkan penyakit yang paling parah pada orang-rang yang sangat muda dan sagat tua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar