Rabu, 09 Maret 2011

Colonoscopy

Definisi Colonoscopy

Colonoscopy adalah suat prosedur yang memungkinkan seorang pemeriksa (biasanya seorang gastroenterologist) untuk mengevaluasi penampilan dalam dari kolon (usus besar). Ini dikerjakan dengan memasukkan sebuah tabung yang lentur (flexible) yang adalah kira-kira setebal suatu jari tangan kedalam dubur (anus), dan kemudian memajukannya secara perlahan, dibawah kontrol visual, kedalam rektum dan seluruh usus besar. Ia dilaksanakan dengan kontrol visual dari salah satu yaitu melihat melalui alat atau dengan melihat pada sebuah monitor TV.

Mengapa Colonoscopy dilakukan ?

Tes ini mungkin dilakukan untuk suatu keanekaragaman sebab-sebab. Paling sering ia dilakukan untuk menginvestigasi penemuan darah dalam feces (tinja), nyeri perut, diare, suatu perubahan pada kebiasaan-kebiasaan usus besar, atau suatu kelainan yang ditemukan pada x- ray atau suatu CT scan kolon (usus besar). Individu-individu tertentu dengan sejarah polip-polip atau kanker kolon sebelumnya dan individu-individu dengan sejarah keluarga dari penyakit-penyakit berbahaya tertentu atau persoalan-persoalan kolon mungkin dinasehati untuk mempunyai colonoscopy-colonoscopy periodik karena mereka berada pada risiko yang lebih besar dari polip-polip dan kanker kolon.

Persiapan usus yang diperlukan untuk Colonoscopy

Jika prosedurnya adalah sepenuhnya dan akurat, kolon (usus besar) harus dibersihkan sepenuhnya. Pasien-pasien diberikan instruksi-instruksi secara mendetil tentang prosedur pembersihan kolon. Pada umumnya ini terdiri dari suatu volume yang besar dari suatu larutan pembersih khusus atau diet cairan bersih dan laxative-laxative beberapa hari atau enema-enema sebelum pemeriksaan. Instruksi-instruksi ini harus dipatuhi atau prosedurnya mungkin tidak memuaskan dan harus diulang kemudian atau suatu alternatif yang kurang akurat dipilih sebagai gantinya.

Obat-obat atau Diet masa kini sebelum Colonoscopy

Kebanyakan obat-obat harus diteruskan seperti biasanya, namun beberapa mungkin mengganggu pemeriksaan. Adalah terbaik bahwa dokter diinformasikan tentang semua resep saat ini atau obat-obat bebas resep. Produk-produk aspirin, pengencer-pengencer darah (Coumadin, dan seterusnya), obat-obat arthritis, insulin, dan preparat-preparat besi adalah contoh-contoh dari obat-obat yang mungkin memerlukan instruksi-instruksi khusus. Dokter-dokter akan juga ingin sadar akan alergi-alergi pasien dan penyakit-penyakit utama apa saja. Pemeriksa harus disiagakan jika, pada waktu yang lalu, pasien-pasien telah memerlukan antibiotik-antibiotik sebelum prosedur-prosedur operasi atau yang berhubungan dengan gigi. Instruksi-instruksi mungkin juga diberikan untuk menghindari makanan-makanan tertentu untuk beberapa hari sebelum prosedur, seperti makanan-makanan berserabut, makanan-makanan dengan biji-bijian, atau makanan agar-agar merah.

Yang diharapkan selama Colonoscopy

Sebelum prosedur suatu IV dimulai dan pasien diberikan suatu monitor untuk memonitor terus menerus jantung, tekanan darah, dan oksigen dalam darah. Obat sering diberikan melalui vena untuk membuat pasien tertidur dan relax. Jika diperlukan, pasien mungkin menerima dosis-dosis tambahan selama prosedur. Colonoscopy seringkali memberikan suatu perasaan dari tekanan, kejang, dan kembung, bagaimanapun, dengan bantuan obat umumnya dapat ditolerir dengan baik dan jarang menyebabkan nyeri signifikan apa saja.

Pasien-pasien akan berbaring pada sisi kiri mereka atau punggung ketika alatnya dimajukan secara perlahan. Sekali ujung dari kolon (usus besar), atau bagian akhir dari usus kecil, dicapai colonoscope ditarik secara perlahan dan lapisan diperiksa lagi secara hati-hati. Prosedur biasanya memakan waktu 15 sampai 60 menit. Jika seluruh kolon, untuk beberapa sebab, tidak dapat divisualisasi (dilihat), dokter mungkin memutuskan untuk mencobanya di kemudian hari dengan suatu persiapan usus yang lebih baik atau mungkin memutuskan untuk memerintahkan suatu x-ray dari kolon.

Yang terjadi jika ada kelainan-kelainan yang terdeteksi selama Colonoscopy

Jika suatu area perlu dievaluasi lebih baik suatu gunting tang dimasukkan melalui alat dan suatu biopsi (suatu contoh jaringan) diperoleh dan diberikan pada seorang ahli ilmu penyakit (pathology) untuk suatu pemeriksaan mikroskop. Jika infeksi dicurigai suatu specimen (contoh) mungkin diperoleh untuk pembiakan dari kemungkinan virus-virus atau bakteri-bakteri apa saja. Jika pemeriksaan dilaksanakan karena perdarahan, tempatnya dapat diidentifikasikan, contoh jaringan diperoleh (jika terindikasi), dan perdarahan dikontrol dengan beberapa cara-cara. Jika ada polip-polip (pertumbuhan-pertumbuhan yang jinak yang dapat menjurus pada kanker) mereka, hampir selalu, dapat diangkat melalui colonoscope. Pengangkatan polip-polip ini adalah suatu metode penting untuk mencegah kanker kolorektal (colorectal cancer). Tidak satupun dari prosedur-prosedur tambahan ini secara khas menghasilkan nyeri. Biopsi-biopsi diambil untuk banyak sebab-sebab dan tidak harus berarti bahwa kanker dicurigai dan mayoritas besar dari polip-polip adalah jinak.

Yang diharapkan setelah suatu Colonoscopy

Pasien-pasien akan ditahan pada suatu area observasi (pengamatan) selama satu atau dua jam, hingga obat apa saja yang diberikan secara cukup menghilang. Jika mereka telah diberikan obat penenang (sedation) sebelum atau selama prosedur, seseorang harus membawa mereka pulang, bahkan jika mereka merasa siaga. Refleks-refleks dan keputusan/pertimbangan (judgment) mungkin terganggu untuk sisa dari hari, membuatnya tidak aman untuk mengendarai mobil atau menjalankan mesin. Jika pasien-pasien mempunyai beberapa kejang/kram atau kembung ini harus dihilangkan secepatnya dengan membuang gas dan mereka seharusnya mampu makan setelah pulang kerumah. Setelah pengangkatan polip-polip atau manipulasi-manipulasi tertentu, diet atau aktivitas-aktivitas pasien-pasien mungkin dibatasi untuk suatu periode waktu yang singkat.

Sebelum kepulangan pasien, penemuan-penemuan apa saja dapat dijelaskan. Bagaimanapun, pada saat-saat itu, suatu diagnosis yang definitif (menentukan) mungkin harus menunggu untuk suatu analisa mikroskopik, yang biasanya hanya memakan waktu beberapa hari.

Komplikasi-Komplikasi dan Alternatif-Alternatif yang mungkin

Komplikasi-komplikasi colonoscopy adalah jarang dan biasanya minor (kecil) ketika dilaksanakan oleh dokter-dokter yang telah dilatih secara khusus dan berpengalaman dalam prosedur-prosedur endoskopi ini.

Perdarahan mungkin terjadi pada tempat biopsi atau polypectomy, adalah biasanya minor dan berhenti sendiri, atau dapat dikontrol melalui colonoscope. Adalah sangat tidak umum untuk memerlukan transfusi-transfusi atau operasi. Suatu komplikasi yang bahkan kurang umum adalah suatu perforasi (pelubangan) atau suatu robekan melalui dinding usus yang dapat memerlukan operasi. Komplikasi-komplikasi potensial lain adalah reaksi pada obat-obat penenang (sedatives) yang digunakan, iritasi lokal pada vena dimana obat-obat disuntikan (meninggalkan suatu gumpalan sensitif yang berlangsung beberapa hari namun akhirnya hilang), atau komplikasi-komplikasi dari penyakit jantung atau paru-paru. Handuk-handuk panas atau bungkusan-bungkusan yang lembab seringkali membantu menghilangkan ketidakenakan dari vena yang teriritasi. Kejadian dari semua ini, bersama-sama, adalah kurang dari satu persen.

Ketika komplikasi-komplikasi ini adalah jarang, adalah penting untuk pasien-pasien untuk mengenali tanda-tanda awal apa saja. Dokter yang melaksanakan colonoscopy harus dihubungi jika pasien-pasien mencatat gejala-gejala berikut yang mana saja: nyeri perut yang parah, perdarahan rektum yang lebih dari setengah cangkir, atau demam dan kedinginan.

Colonoscopy adalah tes terbaik yang tersedia untuk mendeteksi dan merawat kelainan-kelainan dalam kolon. Alternatif-alternatif pada colonoscopy adalah sangat terbatas. Barium enema adalah suatu tes yang kurang akurat yang dilakukan dengan x-ray. Ia tidak menjumpai luka-luka lebih sering daripada suatu colonoscopy, dan, jika suatu kelainan ditemukan, suatu colonoscopy mungkin tetap diperlukan untuk membiopsi atau mengangkat kelainan. Pada waktu-waktu, suatu kelainan atau luka yang terdeteksi dengan suatu barium enema sebenarnya adalah feces (tinja) atau sisa makanan dalam suatu kolon yang dibersihkannya secara buruk. Colonoscopy mungkin kemudian perlu untuk menjelaskan persoalan ini. Flexible sigmoidoscopy adalah suatu pemeriksaan yang terbatas yang memeriksa hanya sepertiga terakhir dari kolon.


Virtual Colonoscopy

Alternatif lain dari colonoscopy adalah virtual colonoscopy. Virtual colonoscopy adalah suatu teknik yang menggunakan suatu CAT scan untuk membangun gambar-gambar virtual dari kolon yang serupa dengan gambaran-gambaran kolon yang diperoleh dengan pengamatan langsung melalui colonoscopy dengan optik.

Dalam persiapan untuk virtual colonoscopy, hari sebelum pemeriksaan, kolon dibersihkan menggunakan laxatives (obat pencuci perut). Selama pemeriksaan suatu tabung dimasukkan kedalam anus (dunur) dan digunakan untuk menyuntikan udara kedalam kolon. CT scans kemudian dilaksanakan, dan scans dianalsa dan dimanipulasi untuk membentuk suatu gambar virtual dari kolon. Jika dilaksanakan dengan tepat, virtual colonoscopy dapat efektif. Ia dapat bahkan menemukan polip-polip yang "bersembunyi" dibelakang lipatan-lipatan yang adakalanya tidak ditemukan oleh colonoscopy.

Meskipun demikian, virtual colonoscopy mempunyai beberapa keterbatasan-keterbatasan.

* Virtual colonoscopy tidak dapat menemukan polip-polip kecil (kurang dari 5mm dalam ukurannya) yang secara mudah terlihat pada colonoscopy.
* Virtual colonoscopy adalah tidak seakurat colonoscopy pada penemuan kanker-kanker yang rata atau luka-luka yang belum berbahaya yang tidak menonjol yang tidak seperti polip.
* Virtual colonoscopy tidak dapat mengangkat polip-polip. Tiga puluh sampai empat puluh persen dari orang-orang mempunyai polip-polip kolon. Jika polip-polip ditemukan oleh virtual colonoscopy, kemuduan colonoscopy harus dilaksanakan untuk mengangkat polip-polip, oleh karenanya, banyak individu-individu yang mempunai virtual colonoscopy akan harus menjalani suatu prosedur kedua, colonoscopy.

Karena keterbatasan-keterbatasan ini, virtual colonoscopy telah tidak menggantikan colonoscopy sebagai alat screening (penyaringan) utama untuk individu-individu yang berada pada risiko yang normal atau tinggi untuk polip-polip atau kanker kolon. Ia adalah sekarang ini suatu pilihan yang baik untuk individu-individu yang tidak dapat atau tidak akan menjalani colonoscopy

Kata akhir

Anda telah diberikan informasi ini jadi anda akan berpengetahuan tentang colonoscopy. Jika anda mempunyai pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut tentang keperluan untuk prosedur, metode-metode alternatif, biaya prosedur dan apakah diganti oleh perusahaan asuransi anda, jangan ragu-ragu untuk berbicara dengan dokter anda atau stafnya. Kebanyakan ahli-ahli endoskopi adalah spesialis-spesialis yang sangat terlatih dan menyambut baik pertanyaan-pertanyaan anda mengenai latihan mereka, surat-surat kepercayaannya, atau pertanyaan-pertanyaan lain apa saja yang anda mungkin punya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar